Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Kota Sorong akan mendapat tambahan listrik 150 KV
  • Jumat, 11 Agustus 2017 — 11:08
  • 1644x views

Kota Sorong akan mendapat tambahan listrik 150 KV

Kota Sorong, Papua Barat, akan mendapatkan penambahan daya listrik sebesar 150 kilovolt sebagai bagian dari program pemerintah pusat membangun pembangkit listrik berkapasitas total 35.000 megawatt hingga 2019.
Program listrik nasional, 35.000 MW untuk Indonesia - IST
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Sorong, Jubi/Antara - Kota Sorong, Papua Barat, akan mendapatkan penambahan daya listrik sebesar 150 kilovolt sebagai bagian dari program pemerintah pusat membangun pembangkit listrik berkapasitas total 35.000 megawatt hingga 2019.

Sekretaris Bappeda Kota Sorong, Onesimus Assim, di Sorong, Jumat (11/8/2017), mengatakan pemerintah daerah sudah menyiapkan lahan di Arar Kabupaten Sorong untuk pembangunan energi pembangkit tambahan dengan daya 150 KV.

“Satu gardu induk untuk aliran listrik 60 MPA akan dibangun di Distrik Aimas, Kabupaten Sorong. Sedangkan di Kota Sorong akan dibangun dua gardu induk 120 MPA,” katanya.

Aliran listrik dari pembangkit Arar Kabupaten Sorong akan melintas kawasan Intimpura, Distrik Sorong Timur, Kelurahan Giwu sampai Kelurahan Rufei, Distrik Sorong Barat, sehingga dapat menjangkau seluruh masyarakat.

Ia menyampaikan tahapan pembangunan pembangkit listrik tersebut sudah dimulai yakni pengurusan administrasi perizinan, kajian lokasi, dan pembahasan Amdal oleh pemerintah daerah dan PLN.

Selain itu, pihak PLN juga sedang melakukan pendekatan dengan masyarakat guna penyelesaian hak-hak masyarakat yang berkaitan dengan pelepasan hak ulayat, sertifikat lahan, dan ganti rugi tanaman tumbuh masyarakat.

Pembangunan fisik ditargetkan tuntas pada 2018. Pembangunan pembangkit daya 150 KV ini diharapkan akan menjawab kebutuhan listrik masyarakat Kabupaten dan Kota Sorong.

Assim berharap kepada semua pihak, terutama pemilik tanah, agar memberikan dukungan sepenuhnya kepada pihak PLN dan konsultan saat melakukan pembangunan sehingga tuntas 2018.

"Ini program nasional. Apabila tidak didukung oleh semua pihak di Sorong, program ini bisa saja dialihkan ke daerah lain oleh pemerintah pusat karena pemerintah daerah bersama rakyat Sorong tidak komitmen untuk menerima serta melaksanakan program tersebut," katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Lomba renang dihelat memperingati HUT RI dan Lantamal XIV Sorong

Selanjutnya

Siswa SMU 3 Sorong donasikan buku bacaan kepada Geropa

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6150x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5737x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3864x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksi[email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe