Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. PT Dongeng Prabawa diminta tidak gusur tempat sakral masyarakat adat
  • Jumat, 11 Agustus 2017 — 16:45
  • 323x views

PT Dongeng Prabawa diminta tidak gusur tempat sakral masyarakat adat

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke mengingatkan kepada PT Dongeng Prabawa agar tidak menggusur tempat sakral milik masyarakat adat untuk kegiatan perkebunan kelapa sawit.
Masyarakat adat dari beberapa kampung sedang berikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Merauke, Jubi - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke mengingatkan kepada PT Dongeng Prabawa agar tidak menggusur tempat sakral milik masyarakat adat untuk kegiatan perkebunan kelapa sawit.

Permintaan itu disampaikan anggota DPRD Kabupaten Merauke, Hendrikus Hengky Ndiken, saat ditemui Jubi, Jumat (11/8/2017).

“Sebagai anak asli Marind, saya mengingatkan pihak perusahan tahu diri dan tidak seenaknya menggusur hutan masyarakat adat hanya untuk kegiatan investasi,” tegasnya.

Dari generasi ke generasi, lanjut Ndiken, hutan terus dijaga dan dipelihara oleh masyarakat Marind karena menjadi sumber untuk mencari dan mendapatkan makanan.  Karenanya, perusahaan harus bisa mendengar dan mengikuti apa yang diinginkan masyarakat untuk tidak membabat hutan di lahan tertentu.

 “Apalagi menyangkut tempat sakral. Itu harus dilindungi dengan baik,” pintanya.

Dikatakan, jika perusahaan tak mendengar dan menyikapi dengan serius lahan yang dilarang untuk tidak digusur, sebaiknya menghentikan kegiatan investasi dan hengkang ke daerah lain.

Kepala PT Korindo Cabang Merauke, Johanes Rettob, mengungkapkan lahan yang sedianya akan dibuka PT Dongeng Prabawa di Maam, Kampung Nakias, Distrik Kaptel seluas 33 ribu hektar.

Hanya saja, kata dia, belum semua dibuka lantaran masih ada klaim dari sejumlah masyarakat adat.

“Baru setengah dari 33 ribu hektar yang dibuka sekaligus ditanami kelapa sawit,” ungkapnya. (*)

 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Sebanyak 134 mahasiswi Akbid Yaleka Maro-Merauke ikut judicium

Selanjutnya

Pemkab Merauke bangun lima puskesmas di perbatasan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe