Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Kampanye sadar pajak, Dirjen Pajak Papua gelar ‘Pajak Bertutur’ di Kampus Uncen
  • Jumat, 11 Agustus 2017 — 17:46
  • 856x views

Kampanye sadar pajak, Dirjen Pajak Papua gelar ‘Pajak Bertutur’ di Kampus Uncen

Dalam rangka mengkampanyekan program edukasi kesadaran pajak dalam sistem pendidikan untuk mewujudkan generasi emas Indonesia yang memahami pajak sebagai pilar utama pembangunan bangsa, Direktorat Jendral Pajak Kantor Wilayah Papua Maluku menggelar sosialisasi program ‘Pajak Bertutur’.
Kampanye ‘Pajak Bertutur’ ingin mewujudkan generasi emas Indonesia yang sadar pajak - IST
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Dalam rangka mengkampanyekan program edukasi kesadaran pajak dalam sistem pendidikan untuk mewujudkan generasi emas Indonesia yang memahami pajak sebagai pilar utama pembangunan bangsa, Direktorat Jendral Pajak Kantor Wilayah Papua Maluku menggelar sosialisasi program ‘Pajak Bertutur’.

Pajak Bertutur merupakan salah program sosialisasi pajak yang dilaksanakan serentak secara nasional dan digelar oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai wujud bakti pegawai DJP kepada dunia pendidikan.

"Dunia pendidikan menjadi ujung tombak untuk menciptakan generasi unggul dimasa depan. Sosialisasi program melalui dunia pendidikan cukup efektif dalam menginklusi program ke masyarakat karena besarnya jumlah peserta didik dan tenaga pengajarnya. Ini potensi yang layak diperhitungkan  untuk upaya penanaman karakter cinta tanah air dan bela negara yang berkelanjutan," kata Kepala DJP Maluku Papua, Wansepta Nirwanda, dalam siaran persnya, Jumat (11/8/2017).

Adapun yang melatarbelakangi acara sosialisasi 'Pajak Bertutur' ini dapat dilihat dari aspek perpajakan dan aspek eksternal. Untuk aspek perpajakan adalah semakin vitalnya kontribusi pajak bagi APBN (lebih dari 75 persen) namun tingkat kepatuhan kewajiban perpajakan dari wajib pajak yang masih rendah, sedangkan latar belakang dari aspek eksternalnya adalah pemanfaatan bonus demografi di tahun 2010-2045 dimana usia produktif merupakan potensi pajak yang besar, perjuangan melalui pendidikan dimana pada awal sejarah perjuangan bangsa Indonesia, 

Menurut Wansepta, program Pajak Bertutur merupakan wujud sinergi yang baik antara DJP, Kemendikbud, dan Kemeristek Dikti selaku pihak yang membidangi pendidikan untuk menanamkan kesadaran pajak kepada peserta didik dan tenaga pendidik melalui integrasi materi kesadaran pajak dalam pendidikan. Integrasi kedua program pemerintah tersebut diwujudkan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kemenkeu dan Kemendikbud. 

"Selain itu juga didukung dengan penandatanganan MoU nomor : MoU-4/MK.03/2016 dan Nomor : 7/M/NK/2016 tentang peningkatan kerjasama perpajakan melalui Ristek Dikti," tegasnya. 

Target siswa minimal secara nasional adalah 110 ribu siswa. Khusus untuk acara 'Pajak Bertutur' yang diadakan di Kantor Wilayah DJP Papua dan Maluku, rencana dilaksanakan serentak di 62 lokasi meliputi jenjang pendidikan SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi dengan jumlah di Papua sebanyak 21 sekolah target 1.980 siswa. Di Papua Barat 15 sekolah target 925 siswa, di Maluku 26 sekolah target 1.000 siswa.

"Diharapkan dengan acara tersebut dapat menjadi momen awal bagi kesuksesan terlaksananya program edukasi kesadaran pajak dalam pendidikan sehingga dapat terlaksana sesuai jadwal dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak," katanya. 

Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Cenderawasih, J. Ronsumbre, mengatakan Indonesia memiliki kekayaan alam melimpah, namun itu akan habis. Berbeda dengan penghasilan negara dari pajak yang tidak akan habis.

"Pajak Bertutur memiliki penguatan pendidikan karakter sehingga mewujudkan implementasi Nawacita karakter bangsa seperti yang dicanangkan Presiden Jokowi. Jika negara melindungi warganya dan begitu juga sebaliknya, karena pajak sebagai sumber pendapatan negara. Membayar pajak juga mengambil nilai nasionalis dan mandiri, mengurangi hutang di luar negeri, mengandung nilai integritas dan gotong-royong," tegasnya.

Iapun berharap dengan kegiatan ini diskusi kerja pajak menumbuhkan kesadaran wajib pajak sejak dini bagi mahasiswa karena mahasiswa adalah penyambung tata, juga dalam keluarga dan masyarakat. Disisi lain di perguruan tinggi juga dapat meningkatkan karakter mahasiswa dalam gerakan revolusi mental. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Sebanyak 771 pelanggan ikuti promo Gemerlap Lebaran

Selanjutnya

HUT RI, Pertamina Jual Tabung Bright Gas Rp 299 ribu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe