Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. PKK kabupaten dan kota diminta mendata dasa wisma
  • Jumat, 11 Agustus 2017 — 18:25
  • 604x views

PKK kabupaten dan kota diminta mendata dasa wisma

"Jika pendataan ini dilakukan dengan baik, maka hasilnya akan dinikmati di tahun tahun mendatang. Sebab jika pendataan tidak jelas, kita yang akan mengalami kesulitan dalam melaksanakan setiap program nantinya," kata Yulce melalui rilis pers kepada Jubi, di Jayapura, Jumat (11/8/2017).
Suasana pertemuan Ketua TP. PKK Papua, Yulce Enembe dengan PKK Kabupaten Mimika - IST 
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Mimika, Jubi - Untuk mempermudah jalannya suatu program, Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), kabupaten dan kota se-Papua diminta untuk melakukan pendataan kelompok ibu berasal dari 10 kepala keluarga (dasa wisma).

Permintaan tersebut disampaikan Ketua TP. PKK Provinsi Papua, Yulce Enembe saat pertemuan dengan PKK Kabupaten Mimika dan jajaran instansi terkait, di Mimika.

Ia tekankan, pendataan dasa wisma harus dilakukan secara baik agar, karena akan diikuti dengan lahirya Posyandu. 

"Jika pendataan ini dilakukan dengan baik, maka hasilnya akan dinikmati di tahun tahun mendatang. Sebab jika pendataan tidak jelas, kita yang akan mengalami kesulitan dalam melaksanakan setiap program nantinya," kata Yulce melalui rilis pers kepada Jubi, di Jayapura, Jumat (11/8/2017).

Terkait pertemuan dengan PKK Mimika, Yulce mengaku tidak ada agenda sebelumnya. "Ini acaranya dadakan, pas ada waktu saya minta untuk melakukan pertemuan dengan penggerak PKK di sini," ucapnya.

Menurutnya, kegiatan pertemuan seperti ini harus sering dilakukan antara PKK Provinsi dan kabupaten serta pihak instansi terkait. Guna mensinergikan setiap program yang telah dicanangkan.

"Sebab bagaimana kegiatan bisa jalan, kalau tanpa ada koordinasi jadi harus kerja sama baik antara PKK dan instansi terkait. Selama ini mereka bisa bantu, tapi mungkin komunikasi di antara kita dengan mereka tidak jalan, sehingga berdampak pada kegiatan yang juga terhambat di lapangan," katanya.

"Kami perlu dibantu dengan stakeholder yang ada baik di provinsi maupun kabupaten. Sebab yang punya wilayah ini kabupaten maka sosialisasi ini harus jalan. Kalau kabupaten sendiri. Mungkin selama ini jalannya kurang maksimal sehingga kami dari PKK Provinsi, datang kemari untuk sosialisasi program yang telah dicanangkan, sehingga kalau ada sesuatu bisa dilakukan secara bersama-sama. Jadi kita lakukan sesuai visi misi Gubernur, Papua Bangkit Mandiri dan Sejahtera," tambahnya.

Diakui Yulce, memang selama ini salah satu kendala yang dihadapi di kabupaten khususnya di wilayah pegunungan adalah karena situasi dan kondisi wilayah yang sulit 

"Hambatan paling besar adalah masalah geografis. Makanya program ini tidak mungkin dilakukan sekali jalan tapi harus bertahap. Lalu kalau sudah jalan harus dimaksimalkan. Tapi setidaknya. PKK telah berbuat daripada tidak sama sekali. Harapan saya selaku Ketua PKK Provinsi, kami naik sampai turun tidak berbuat banyak, tapi rakyat bisa merasakan apa yang telah kami kerjakan," katanya.

Lebih jauh kata Yulce, saat ini di Kabupaten Sarmi sudah didata kurang lebih 200 Kepala Keluarga (KK) SE . Begitupun pendataan di Kabupaten lain, yang mana PKK telah melakukan pendataan Posyandu juga PAUD. "Lewat program yang baik, tentunya pelayanan juga akan berjalan baik," sambungnya.

Sementara itu, Ketua TP. PKK Kabupaten Mimika, Pere Omaleng mengatakan, untuk dasa wisma ke depan, pihaknya sudah melaksanakan enam Dasa Wisma di wilayah Mimika Timur, dan saat ini tengah berjalan ke Distrik Iwaka.

"Waktu ke depan kita akan jalankan ke daerah pesisir, untuk mengambil data di situ. Kalau sebelumnya kita fokus di daerah pegunungan juga pantai, maka tahun ini kita akan lebih fokus ke pantai," kata Pere.

Hal senada juga disampaikan Kepala Distrik Mimika Timur, Marike Warinussy, menurutnya program PKK yang selama ini dijalankan, seperti pendataan Dasawisma, penyelenggaran Posyandu, juga di bidang pendidikan seperti sekolah PAUD, sudah berjalan baik dan mendapat respons positif dari masyarakat.

"Masyarakat sangat antusias dengan program-program ini. Tapi mereka juga meminta kalau bisa ke depan lebih banyak lagi program yang diberikan, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kampung kampung," pinta Marike. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Pemprov Papua ajak masyarakat cegah kekerasan perempuan dan anak

Selanjutnya

Gubernur Papua minta polisi jaga netralitas di pilkada 2018

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe