Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. PTPN II bangkrut, 20 ribu karyawan kehilangan pekerjaan 
  • Minggu, 13 Agustus 2017 — 15:23
  • 1948x views

PTPN II bangkrut, 20 ribu karyawan kehilangan pekerjaan 

"PTPN II Arso memiliki karyawan 20 ribu orang. Kini mereka kehilangan pekerjaan, padahal mereka dan keluarga menggantungkan hidup pada perusahaan sawit itu," kata Deerd pekan lalu.
Kebun sawit milik PTPN II di Prafi, Papua Barat - awasMIFEE
Arjuna Pademme
Editor : Victor Mambor
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Ketua Komisi II DPR Papua yang membidangi perkebunan dan ekonomi, Deerd Tabuni mengatakan, sebanyak 20 karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II di Arso Tami, Kabupaten Keerom kehilangan pekerjaan, lantaran perusahaan tempat mereka bekerja, kini sedang kritis.

Katanya, perusahaan PTPN II yang beroperasi di Arso sejak 1992 itu, kini sedang merugi. Besarnya biaya pengeluaran tak sebanding dengan produksi sawit. Akibatnya, sudah hampir dua tahun perusahaan ini tidak beroperasi.

"PTPN II Arso memiliki karyawan 20 ribu orang. Kini mereka kehilangan pekerjaan, padahal mereka dan keluarga menggantungkan hidup pada perusahaan sawit itu," kata Deerd pekan lalu.

Menurutnya, ada wacana Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu dihibahkan kepada Pemprov Papua untuk dikelolah. Beberapa waktu lalu, Komisi II DPR Papua telah bertemu wakil bupati Keerom dan SKPD terkait membahas wacana itu.

"Ketika itu disepakati pembentukan tim gabungan. Tim ini akan berkoordinasi dengan Menteri BUMN di Jakarta, agar PTPN II Arso dihibahkan ke Pemprov Papua untuk dikelola," ujarnya.

Katanya, jika dihibahkan kepada Pemprov Papua, tentu pengelolaannya akan dikelola lebih baik dan 20 ribu karyawan bisa kembali bekerja. Hal ini sudah dilakukan di Papua Barat. Perusahaan sawit di Manokwari, pengelolaannya diserahkan ke Pemprov Papua Barat dan hasilnua bisa lebih baik lagi.

"Tugas kami membentuk tim gabungan mencari jalan keluar. Berkomunikasi dengan Menteri BUMN dan Komisi VI DPR RI agar aset itu dihibahkan kepada Pemprov Papua,” katanya.

Hal yang sama dikatakan anggota Komisi II DPR Papua, Nikius Bugiangge. Pihaknya akan. berupaya agar kementerian terkait segera mengeluarkan surat rekomendasi pengambil alihan lahan perkebunan sawit yang selama ini dikelola oleh PTPN II.

"Yang diinginkan, BUMN memberikan hak pengelolaan kepada Pemerintah Provinsi Papua atau Pemkab Keerom," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

HUT RI, Pertamina Jual Tabung Bright Gas Rp 299 ribu

Selanjutnya

Seribu nelayan di Kota Jayapura mendapat asuransi jiwa

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe