Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. Menteri Yohana: Papua terendah dalam lindungi anak
  • Minggu, 13 Agustus 2017 — 19:47
  • 981x views

Menteri Yohana: Papua terendah dalam lindungi anak

Jubi/Antara – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (PPPA) Yohana Yembise mengatakan Papua merupakan provinsi paling rendah dalam indikator untuk mendapt sebutan wilayah layak anak karena di Papua kekerasan terhadap anak masih cukup tinggi.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (PPPA), Yohana Yembise - IST
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi/Antara – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (PPPA) Yohana Yembise mengatakan Papua merupakan provinsi paling rendah dalam indikator untuk mendapt sebutan wilayah layak anak karena di Papua kekerasan terhadap anak masih cukup tinggi.

"Berdasarkan data, Papua itu terendah, paling bawah. Paling bawah itu menunjukkan bahwa masih rendahnya pemahaman masyarakat untuk melidungi anak-anak di Papua. Kalau nasional itu 70 persen, kalau Papua itu dibawah 50 persen," katanya.

Hal tersebut disampaikan Yohana Yembise peluncuran program 'Bersama Melindungi Anak' di kompleks Papua Trade Center (PTC), Entrop, Kota Jayapura, Sabtu (12/8/2017).

Program 'Bersama Melindungi Anak' atau Berlian merupakan cara dari Kementerian PPPA untuk mengakhiri kekerasan kepada anak-anak di seluruh Indonesia.

"Seperti kita tahu di Indonesia ini, kekerasan-kekerasan masih belum berakhir, masih tetap ada dan masih meningkat seperti kekerasan pencabulan dan seksual kepada anak, sehingga hal ini menjadi perhatian pemerintah untuk juga advokasi dan sosialisasi seperti acara Berlian ini,"katanya.

Program Berlian adalah salah satu cara dan wadah untuk sosialisasikan kepada anak-anak dan pembimbing serta orang tua bahwa mereka dilindungi oleh pemerintah dan negara agar dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik dan jauh dari kata kekerasan, termasuk di Papua.

"Dengan adanya kegiatan Berlian di Kota Jayapura, menunjukkan komitmen Kementrian PPPA dengan daerah untuk bersama-sama melindungi anak-anak kita di Indonesia, di Papua, khususnya di Jayapura dan sekitarnya," katanya.

"Dan hari ini Kota Jayapura sebagai tuan rumah pelaksanaan program Berlian. Yang ingin kami tunjukkan bahwa pemerintah pusat sangat konsen terhadap anak-anak di Kota Jayapura dan sekitarnya, semoga ke depan kekerasan-kekerasan yang terjadi kepada anak-anak baik itu kekerasan dalam rumag tangga dan juga kekerasan di sekolah bisa berkurang," katanya lagi.

Menteri Yohana yang akrab disapa Mama Yo itu mengemukakan bahwa ada 24 indikator untuk mendapatkan sebutan daerah layak anak dan akan mendapatkan penghargaan secara bertahap mulai dari tingkat pratama, madya, nindya, dan utama.

"Kalau sudah pada tingkat utama, maka baru bisa dikatakan kota/kabupaten layak anak, dan di Papua masih banyak tahapan bagi kabupaten/kota untuk meraih hal ini. Tapi kami akan terus mendorong agar segera terwujud karena kami menargetkan pada 2030 itu diseluruh Indonesia layak anak," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Ribuan peserta meriahkan jalan santai PT Semen Indonesia

Selanjutnya

Kabel optik Telkom putus lagi, komunikasi di Jayapura 2 jam mati total

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe