Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Nelson mempertanyakan kontrak kerja petugas keamanan di perusahaan
  • Minggu, 13 Agustus 2017 — 20:10
  • 1366x views

Nelson mempertanyakan kontrak kerja petugas keamanan di perusahaan

"Kami berikan waktu satu bulan kepada pihak perusahaan, untuk segera membuat kontrak kerja. Upaya ini sebagai bentuk kepedulian kami sebagai perusahaan, dalam melakukan pembinaan terhadap orang asli Papua," tegasnya.
Nelson Yohosua Ondy sebagai Komisaris PT Ramuse Papua  sejati ketika menujukkan surat izin yang diterima dari Mabes Polri - Jubi/Engel
Engelbert Wally
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Sentani, Jubi - Komisaris PT Ramuse Papua Sejati, Nelson Yohosua Ondy, sebagai penyedia jasa tenaga kerja di bidang keamanan (security), mempertanyakan kontrak kerja yang harus dibuat oleh sejumlah perusahaan.

"Ada tiga perusahaan asing yang telah menerima tenaga kerja yang kami sediakan, SIL, MAF, HIS. Kontrak kerja yang harusnya dibuat oleh perusahaan kepada tenaga kerja, belum ada hingga saat ini. Padahal persyaratan yang diminta perusahaan sudah kami siapkan, seperti izin penyedia jasa pengamanan dari Mabes Polri, bahkan tenaga kerja yang kami siapkan telah mengikuti pelatihan dari Polda Papua," jelas Nelson Ondy di Sentani, Minggu (13/8/2017).

Lanjutnya, rata-rata petugas keamanan ini sudah bekerja di atas lima tahun. Sementara kontrak kerja yang diharapkan dari pihak perusahan tidak diberikan.

"Kami berikan waktu satu bulan kepada pihak perusahaan, untuk segera membuat kontrak kerja. Upaya ini sebagai bentuk kepedulian kami sebagai perusahaan, dalam melakukan pembinaan terhadap orang asli Papua," tegasnya.

Terpisah, Morius Wenda, salah satu security yang bekerja di HIS mengaku, selama bekerja di perusahaan tersebut, ia belum mendapat bukti kontrak kerja.

"Kitong kerja tapi macam tidak jelas begitu, trada waktu istirahat seperti perusahaan lain yang membagi tugas kerja sesuai shift. Pada waktu terima upah, kita juga tidak diberikan slip gaji, bahkan pemberian gaji selalu tidak tepat waktu. Oleh sebab itu kita juga minta ada kejelasan dari pihak perusahan penyedia jasa, yaitu PT Ramuse Papua Sejati, untuk segera memperhatikan kontrak kerja, supaya kita juga tahu apa yang menjadi tugas dan kewajiban, serta hak yang harus diterima. Jangan cuma berikan janji saja," keluhnya. (*)

loading...

Sebelumnya

PSU Pilkada Jayapura, Jumlah TPS bertambah

Selanjutnya

Dua korporasi multi nasional dan WVI sumbang dua perahu pustaka anak

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 3100x views
Pengalaman |— Minggu, 13 Mei 2018 WP | 1240x views
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 1205x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe