Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. DPW NasDem: kami dukung Lukas Enembe tapi tunggu DPP
  • Senin, 14 Agustus 2017 — 19:25
  • 1095x views

DPW NasDem: kami dukung Lukas Enembe tapi tunggu DPP

"Secara rinci untuk calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada 2018 mendatang, yang mendaftar di DPW ada sembilan calon gubernur dan dua wakil gubernur. Dari sembilan calon gubernur dan dua wakil tersebut semuanya dinyatakan lengkap," kata Sulaeman, kepada wartawan, Senin (14/8/2017).
Sekertaris DPW NasDem, Sulaeman L. Hamzah (tengah) didampingi Wakil Ketua Badan Pemilihan Umum (Bapilu) Partai NasDem, Jory Lumingkewar (kanan) dan Wakil Ketua Bidang Organisasi, Benhur Wally (kiri) saat memberikan keterangan pers - Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Partai Nasional Demokrat (NasDem), melalui Sekertaris DPW NasDem, Sulaeman L. Hamzah, mengatakan dari sembilan calon gubernur yang mendaftarkan diri ke pihaknya, semuanya memenuhi syarat sesuai dengan hasil pleno yang telah dilakukan pihaknya pada 27 Juli 2017.

"Secara rinci untuk calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada 2018 mendatang, yang mendaftar di DPW ada sembilan calon gubernur dan dua wakil gubernur. Dari sembilan calon gubernur dan dua wakil tersebut semuanya dinyatakan lengkap," kata Sulaeman, kepada wartawan, Senin (14/8/2017).

Dikatakan, para calon gubernur dan wakil gubernur, maupun bupati dan wakil bupati, sebagaimana proses pengambilan berkas, mengisi berkas, lalu mengembalikannya, masih ada yang kurang tapi sebagian besar telah lengkap.

Sementara terkait Pilgub Papua, Sulaeman mengatakan pihaknya dari awal tetap meendukung Lukas Enembe untuk memimpin kedua kalinya, namun hasilnya masih menunggu dari DPP. 

"Kami sudah mengirim semua berkas bakal calon yang akan lolos verifikasi tingkat DPW baik itu calon gubernur, wakil gubernur maupun bupati dan wakil bupati ke DPP. Hasilnya nanti pihak DPP yang menentukan. Intinya, kami dari DPW tetap mendukung Lukas Enembe namun keputusan dan rekomendasi ada di pihak DPP," ujarnya.

Sulaeman menambahkan, pihaknya dalam mendukung bakal calon tidak memungut mahar atau uang pendaftaran bagi para calon yang ingin memakai NasDem sebagai kendaraan politiknya. Karena pihaknya ingin mendapatkan calon pemimpin yang betul-betul berkualitas tanpa melihat dari nominal atau besarnya uang.

"Kami mohon kepada para calon untuk bersabar, karena untuk mendapatkan dukungan masih menunggu keputusan dari DPP. Dukungan berupa rekomendasi akan keluar dalam waktu dekat," katanya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Badan Pemilihan Umum (Bapilu) Partai NasDem, Jory Lumingkewar menambahkan, selain sembilan calon gubernur dan wakil gubernur tersebut, pihaknya sudah melakukan verifikasi dan pleno terhadap bakal calon bupati dan wakil bupati, yang akan diusung oleh pihaknya. Di , Kabupaten Jayawijaya, Puncak, Deyai, Mimika, Biak Nunfor, dan Paniai.

"Untuk Jayawijaya ada sembilan calon seluruhnya berkasnya lengkap dan sudah diverifikasi, Kabupaten Deyai ada 12 bakal calon mendaftar, tiga calon tidak mengembalikan berkasnya dan selebihnya dinyatakan lengkap. Kabupaten Puncak, ada dua calon dan keduanya berkasnya lengkap sedangkan untuk Kabupaten Paniai ada delapan calon dan berkasnya lengkap," katanya.

Selanjutnya, Kabupaten Mimika, ada 14 calon bupati dan tiga calon wakil bupati. Dari seluruh yang diajukan, berkasnya dinyatakan lengkap. Kabupaten Biak Nunfor 31 calon, dua calon tidak lengkap dan selebihnya lengkap.

"Hasil ini sesuai dengan hasil verifikasi DPW Partai Nasdem. Keseluruhan berkas yang lengkap ini sudah kami sampaikan ke pihak DPP untuk dilakukan proses lebih lanjut. Ada daerah yang akan dilakukan survei oleh partai namun ada daerah yang hanya cukup dinilai dari track record para calon," ujarnya.

Terkait bagaimana sosok calon pemimpin yang pantas diusung oleh NasDem, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Benhur Wally mengatakan, pihaknya akan mengusung kepala daerah yang perduli dan harus menyentuh langsung kepada masyarakatnya. Terutama masyarakat yang ada di wilayah terpencil, contoh kasus masalah pendidikan dan kesehatan agar dapat diperhatikan calon pemimpin yang akan diusung.

"Calon kepala daerah tentunya bisa berada di daerah untuk melakukan Pembangunan di wilayah tersebut, dan jangan terlalu banyak berada di luar daerah dengan urusan yang tidak perlu. Kami tekankan pelayanan tetap harus kepada masyarakat. Kepala daerah bisa melakukan terobosan untuk pembangunan di daerah, sehingga kita jangan selalu menyandang predikat tertinggal atau terpencil dari daerah lainnya d Indonesia," katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Fraksi DPRP ingatkan gubernur soal pembangunan fisik

Selanjutnya

Komisi I DPRP: jika terjadi penembakan lagi, kami ingin penentuan nasib Papua 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe