Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Kabinet baru Papua Nugini harus tangani sewa lahan bermasalah
  • Selasa, 15 Agustus 2017 — 07:47
  • 832x views

Kabinet baru Papua Nugini harus tangani sewa lahan bermasalah

"Walapun berbagai janji untuk membatalkan sewa tanah tersebut telah diikrarkan oleh PM terpilih, pembalakan liar tetap berlanjut dan hingga kini pun masih berlanjut dan para pemilik sewa khusus ini saat ini berada di tanah itu."
Tanah ulayat di Papua Nugini – RNZI/Johnny Blades
RNZI
Editor : Zely Ariane

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Port Moresby, Jubi - Sebuah kelompok advokasi di Papua Nugini mengatakan pemerintah terpilih harus menangani masalah sewa lahan bermasalah.

Komisi Penyelidikan yang dilakukan pada tahun 2013 melaporkan bahwa ijin Sewa Usaha Pertanian Khusus, Special Agricultural Business Leases (SABLs), yang dipergunakan untuk sekitar 12 persen lahan negara, telah menjadi tanah  rampas.

Dilaporkan bahwa banyak ijin sewa tersebut diperoleh dengan kecurangan dan penipuan serta tanpa persetujuan pemilik lahan.

Perdana Menteri Peter O'Neill, yang terpilih kembali bulan lalu, berjanji membatalkan ijin sewa, namun pembersihan lahan terus berlanjut tanpa usaha penghentian di banyak wilayah.

Juru bicara Act Now, sebuah organisasi advokat masyarakat asli di PNG, Eddie Tanago, mengatakan bahwa pemerintah dan Menteri Kehutanan Douglas Tomurisea yang baru saja dilantik harus segera menangani masalah ini.

"Walapun berbagai janji untuk membatalkan sewa tanah tersebut telah diikrarkan oleh PM terpilih, pembalakan liar tetap berlanjut dan hingga kini pun masih berlanjut dan para pemilik sewa khusus ini saat ini berada di tanah itu."

"Kami meminta kepada menteri terpilih untuk memastikan agar semua sewa khusus SABL ini segera dibatalkan dan penebangan di daerah SABL pun dihentikan secepatnya."(Elisabeth C. Giay)

loading...

Sebelumnya

Hari Pemuda Internasional: rayakan dan berdayakan orang muda

Selanjutnya

Alot, negosiasi demi konservasi laut

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe