Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Sebanyak 30 siswa terjaring program akselerasi di SMAN 4 Jayapura
  • Selasa, 15 Agustus 2017 — 14:20
  • 494x views

Sebanyak 30 siswa terjaring program akselerasi di SMAN 4 Jayapura

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Jayapura melakukan serangkaian seleksi terhadap siswa-siswinya pada awal masuk sekolah untuk mendapatkan siswa yang masuk dalam program percepatan belajar  atau akselerasi. Dari sekitar 400 siswa, terjaring sekitar 30 siswa yang akan mengikuti program akselerasi.
Siswa akselerasi di SMAN 4 Jayapura sedang praktek - Jubi/Roy Ratumakin
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Jayapura melakukan serangkaian seleksi terhadap siswa-siswinya pada awal masuk sekolah untuk mendapatkan siswa yang masuk dalam program percepatan belajar  atau akselerasi. Dari sekitar 400 siswa, terjaring sekitar 30 siswa yang akan mengikuti program akselerasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala SMAN 4 Jayapura, Laba Sembiring, kepada Jubi, Selasa (15/8/2017), melalui sambungan telepon selularnya.

"Tahapan sudah dilalui semunya, mulai dari tahapan seleksi nilai raport SMP siswa dari semester pertama hingga enam serta test psikologi terhadap anak yang masuk dalam program tersebut," katanya.

Dikatakan, pihaknya harus menggunakan pihak ketiga untuk melakukan test psikologi karena tidak ingin di kemudian hari anak-anak yang masuk dalam program akselerasi tersebut mengalami gangguan stres atau depresi akibat banyaknya pembelajaran yang harus diikutinya.

"Itu sangat perlu dan kami sudah bekerjasama dengan salah satu Perguruan Tinggi di Malang, Jawa Timur, untuk melakukan test psikologi. Mereka kami undang ke sekolah," ujarnya.

Disinggung berapa siswa asli Papua yang terjaring dalam program tersebut, Sembiring mengatakan hanya ada dua siswa yang berhasil lolos dalam tahapan seleksi.

"Kami tidak membeda-bedakan siswa itu non Papua atau asli Papua. Intinya, seleksi ini menggunakan nilai raport mereka sewaktu masih di SMP," katanya singkat.

Untuk diketahui, di Kota Jayapura ada tiga sekolah yang berhasil melaksanakan program akselerasi yakni SMAN 4 Jayapura, SMAN 2 Jayapura, dan SMKN 3 Jayapura.

Kepala Bidang SMA dan SMK Kota Jayapura, Nurhadi, mengatakan program akselerasi seharusnya berkelanjutan namun di Kota Jayapura baru dilaksanakan di tingkat SMA.

“Kita tidak bisa pungkiri bahwa di Kota Jayapura baru dilaksanakan pada jenjang pendidikan SMA, saya berharap ke depan anak-anak Papua juga bisa tergabung dalam program tersebut, karena saya pernah menanyakan di sekolah-sekolah yang menjalankan program tersebut anak-anak Papua sangat minim,” katanya.

Minim, kata Nurhadi, karena proses seleksi awal untuk masuk ke dalam program tersebut memang cukup selektif. Seleksi pertama mulai dari nilai rapor SMP, setelah lolos seleksi nilai rapor, siswa tersebut harus menjalani serangkaian tes di sekolah yang dituju untuk bisa mengetahui apakah bakat anak tersebut lebih dominan pada mata pelajaran IPA atau IPS.

“Nah, di sini masih dominan program akselerasinya pada mata pelajaran IPA, minimnya anak-anak Papua masuk dalam program akan menjadi bahan evaluasi di akhir tahun ajaran tahun ini, evaluasianya dalam bentuk tanya jawab terhadap pihak sekolah, guru, dan peserta didik,” katanya. (*)

 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Sebanyak 107 mahasiswa Fisip Uncen KKL di Waropen

Selanjutnya

Lomba mendongeng, penguatan literasi anak usia dini

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe