Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Dana Pemprov Papua ‘parkir’ di bank Rp4,02 triliun
  • Selasa, 15 Agustus 2017 — 16:03
  • 945x views

Dana Pemprov Papua ‘parkir’ di bank Rp4,02 triliun

"Sampai hari ini, saya lihat kemarin di rekening masih ada Rp220 triliun rupiah, yang berada di rekening-rekening bank BPD maupun di bank-bank yang lain," kata Jokowi, di Jember, Minggu (13/8/2017).
Ilustrasi - IST
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jember, Jubi/Antara - Presiden Joko Widodo mengungkapkan dana pemerintah daerah yang parkir di bank saat ini masih besar yaitu mencapai Rp 220 triliun.

"Sampai hari ini, saya lihat kemarin di rekening masih ada Rp220 triliun rupiah, yang berada di rekening-rekening bank BPD maupun di bank-bank yang lain," kata Jokowi, di Jember, Minggu (13/8/2017).

Presiden menyebutkan realisasi dana itu ditunggu oleh rakyat melalui belanja pemerintah daerah.

"Kalau uang itu bisa beredar di pasar, bisa beredar di daerah, itu akan sangat membantu sekali peningkatan pertumbuhan ekonomi," kata Jokowi.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan mencatat posisi simpanan pemerintah daerah di perbankan pada akhir Juni 2017 mencapai sebesar Rp 222,6 triliun, yang terdiri dari giro, deposito, dan tabungan.

"Jumlah tersebut lebih tinggi Rp 7,9 triliun dari posisi simpanan pemda di perbankan pada periode yang sama tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 214,7 triliun," kata Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Boediarso Teguh Widodo.

Boediarso menjelaskan posisi simpanan pemda Rp 222,6 triliun tersebut terdiri atas giro sebesar Rp 140,7 triliun atau 63,2 persen, deposito sebesar Rp 76,6 triliun atau 34,4 persen, dan tabungan sebesar Rp 5,3 triliun atau 2,4 persen.

Jika dibandingkan dengan posisi simpanan pemerintah daerah di perbankan pada bulan sebelumnya atau Mei 2017 sebesar Rp 244,5 triliun, maka terdapat peningkatan penyerapan pada Juni 2017 hingga Rp 21,9 triliun.

Boediarso mengatakan penurunan posisi simpanan pemerintah daerah ini disebabkan salah satunya akibat rendahnya realisasi pendapatan daerah dari belanja daerah hingga Juni 2017.

"Sampai dengan akhir Juni 2017, realisasi pendapatan daerah hanya sebesar Rp 85,1 triliun, sementara realisasi belanja daerah pada periode yang sama mencapai Rp 107,04 triliun," katanya.

Selain itu, terjadi peningkatan pelaksanaan kegiatan sehingga menyebabkan realisasi belanja daerah, baik belanja modal maupun belanja barang dan jasa ikut meningkat.

Secara keseluruhan, posisi dana simpanan daerah dari pemerintah provinsi di perbankan sampai Juni 2017 mencapai Rp 72,98 triliun atau lebih rendah Rp 5,13 triliun dari posisi Mei 2017 sebesar Rp 78,12 triliun.

"Jika dibandingkan dengan posisi pada periode yang sama tahun sebelumnya atau akhir Juni 2016 sebesar Rp 52,52 triliun, jumlah tersebut berarti lebih tinggi Rp 20,46 triliun," kata Boediarso.

Sedangkan, posisi dana simpanan daerah dari pemerintah kabupaten di perbankan sampai Juni 2017 mencapai Rp 117,49 triliun atau lebih rendah Rp 13,7 triliun dari posisi Mei 2017 sebesar Rp 131,2 triliun.

Jumlah itu lebih rendah sekitar Rp 10,53 triliun dari posisi pada periode yang sama tahun sebelumnya atau akhir bulan Juni 2016 sebesar Rp 128,02 triliun.

Sementara itu, posisi dana simpanan daerah dari pemerintah kota di perbankan sampai Juni 2017 mencapai Rp 32,12 triliun atau lebih rendah Rp 3,12 triliun dari posisi Mei 2017 sebesar Rp 35,23 triliun.

"Jumlah tersebut juga lebih rendah Rp 2,01 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya atau bulan Juni 2016 yang sebesar Rp 34,13 triliun," kata Boediarso.

Berikut daftar lima provinsi yang memiliki simpanan perbankan terbesar hingga akhir Juni 2017: 1. Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp 19,09 triliun 2. Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 7,94 triliun 3. Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 5,08 triliun 4. Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 4,81 triliun 5. Provinsi Papua sebesar Rp 4,02 triliun.

Berikut daftar lima kabupaten yang memiliki simpanan perbankan terbesar hingga akhir Juni 2017: 1. Kabupaten Badung, Bali sebesar Rp 1,73 triliun 2. Kabupate Malang, Jawa Timur sebesar Rp 1,56 triliun 3. Kabupaten Bekasi, Jawa Barat sebesar Rp 1,44 triliun 4. Kabupaten Nias, Sumatera Utara sebesar Rp 1,38 triliun 5. Kabupaten Tangerang, Banten sebesar Rp 1,37 triliun.

Berikut daftar lima kota yang memiliki simpanan perbankan terbesar hingga akhir Juni 2017: 1. Kota Surabaya, Jawa Timur sebesar Rp 2,30 triliun 2. Kota Cimahi, Jawa Barat sebesar Rp 1,84 triliun 3.Kota Tangerang, Banten sebesar Rp 1,32 triliun 4. Kota Magelang, Jawa Tengah sebesar Rp 1,18 triliun 5. Kota Medan, Sumatera Utara sebesar Rp 1,08 triliun. (*)

loading...

Sebelumnya

Harga beras di Pasar Waghete normal

Selanjutnya

Komisi I DPRP: jika terjadi penembakan lagi, kami ingin penentuan nasib Papua 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe