Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Dunia
  3. Setengah juta Yaman terserang kolera
  • Selasa, 15 Agustus 2017 — 17:46
  • 912x views

Setengah juta Yaman terserang kolera

Setiap hari terdapat lebih dari 5.000 penularan baru penyakit itu di negara itu. Pelbagai fasilitas kesehatan hancur akibat perang selama lebih dari dua tahun.
Reruntuhan bangunan akibat perang di Yaman . Jubi/Reuters
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jenewa, Jubi - Lebih dari setengah juta orang di Yaman terjangkit kolera sejak penyakit tersebut mewabah empat bulan lalu dan 1.975 orang meninggal dunia oleh karenanya, kata Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin ( 14/08/2017).

Setiap hari terdapat lebih dari 5.000 penularan baru penyakit itu di negara itu. Pelbagai fasilitas kesehatan hancur akibat perang selama lebih dari dua tahun.

Penyakit ditularkan melalui air itu dapat menyebabkan diare parah dan kekurangan cairan, tambahnya.

"Jumlah penularan wabah kolera di Yaman pada tahun ini mencapai setengah juta, tercatat pada Minggu, dan hampir 2.000 orang meninggal sejak wabah mulai menyebar dengan cepat pada akhir April," kata WHO.

"Penyebaran wabah kolera telah melambat secara berarti, pada beberapa daerah dibandingkan tingkat puncak penyebarannya, namun wabah masih menyebar dengan cepat di daerah yang baru terkena dampak. Penyebaran di daerah-daerah penyebaran baru itu mencatat sejumlah besar kasus," katanya, dengan melaporkan jumlah keseluruhan sebanyak 503.484 kasus.

Wabah kolera menyebar melalui makanan atau air yang tercemar dengan kotoran manusia. Penyakit ini dapat membunuh dalam hitungan jam jika tidak mendapat pengobatan.

Namun, perang saudara Yaman, yang melibatkan sekutu militer gabungan pimpinan Saudi melawan kelompok bersenjata Houthi dukungan Iran, dan hancurnya perekonomian negara, telah membuat penyebaran wabah itu menjadi sangat sulit untuk ditangani.

Jutaan warga Yaman masih belum menjangkau air bersih dan kegiatan pengumpulan sampah telah terhenti di sejumlah kota besar, tambah WHO.

Sebanyak 30.000 pekerja kesehatan Yaman belum dibayar upahnya hampir setahun, dan persediaan obat-obatan kurang, kata WHO.(*)
 


 

#

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Dorong industri farmasi lokal, Sudan hentikan impor obat

Selanjutnya

Irak minta bantuan internasional, selidiki kejahatan ISIS

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe