Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. Papua paling tidak bahagia di Indonesia
  • Rabu, 16 Agustus 2017 — 06:57
  • 4256x views

Papua paling tidak bahagia di Indonesia

Tetapi tiga provinsi menunjukkan indeks kebahagiaan lebih rendah dari provinsi-provinsi lainnya. Provinsi Papua yang paling rendah, yakni sebesar 67,52, disusul Sumatera Utara 68,41 dan Nusa Tenggara Timur 68,98.
Ilustrasi perempuan dan anak di Yahukimo - Jubi
ANTARA
Editor : Zely Ariane
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jakarta, Jubi – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa indeks kebahagiaan orang di Indonesia pada 2017 mencapai 70,69 dari skala 0-100, yang menunjukkan bahwa orang di negeri ini cukup bahagia.

Tetapi tiga provinsi menunjukkan indeks kebahagiaan lebih rendah dari provinsi-provinsi lainnya. Provinsi Papua yang paling rendah, yakni sebesar 67,52, disusul Sumatera Utara 68,41 dan Nusa Tenggara Timur 68,98.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan penghitungan Indeks Kebahagiaan Indonesia tersebut berdasarkan hasil Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) dengan menggunakan cakupan dimensi kepuasan hidup, dimensi perasaan dan dimensi makna hidup.

"Mendekati 100 itu semakin bahagia, kita cukup bahagia," kata Suhariyanto, dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (15/8/2017)

Kontribusi dimensi kepuasan hidup terhadap indeks kebahagiaan Indonesia sebesar 34,80 persen, perasaan 31,18 persen dan makna hidup sebesar 34,02 persen.

Pelaksanaan SPTK 2017 mencakup 72.317 rumah tanggal sampel yang tersebar di 34 provinsi, 487 kabupaten kota di Indonesia.

Indikator penyusun indeks kebahagiaan Indonesia 2017 yang tertinggi adalah keharmonisan keluarga mencapai 80,05, yang merupakan subdimensi kepuasan hidup sosial. Sementara yang terendah adalah indikator pendidikan dan keterampilan sebesar 59,90 dan merupakan subdimensi kepuasan hidup personal.

Masih terdapat beberapa indikator lain yang memiliki indeks di bawah 70, yaitu pekerjaan, usaha, kegiatan utama, pendapatan rumah tangga, kondisi rumah dan fasilitas rumah, perasaan tidak khawatir, perasaan tidak tertekan serta pengembangan diri.

Jika dilihat dari jenis kelamin, maka indeks kebahagiaan penduduk laki-laki sebesar 71,12 yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan perempuan yang sebesar 70,30.

Sementara dari status perkawinan, indeks kebahagiaan penduduk yang belum menikah cenderung lebih tinggi yakni 71,53, diikuti penduduk menikah 71,09, cerai hidup 67,83 dan cerai mati 68,37.

Indeks kebahagiaan penduduk cenderung mengalami penurunan dengan semakin bertambahnya umur.

Pada kategori provinsi, terdapat 24 provinsi dari 34 provinsi yang memiliki nilai indeks di atas angka nasional. Tiga provinsi dengan nilai indeks tertinggi adalah Maluku Utara 75,68, diikuti Maluku 73,77 dan Sulawesi Utara 73,69.(*)

loading...

Sebelumnya

Daewoo dan Samsung dituding terlibat “menghabisi” hutan Papua

Selanjutnya

Federasi Uskup Katolik Oceania tidak promosikan pandangan kemerdekaan Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe