Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. BTM: Kemerdekaan bukan untuk saling menindas
  • Kamis, 17 Agustus 2017 — 15:35
  • 960x views

BTM: Kemerdekaan bukan untuk saling menindas

Kemerdekaan adalah kesempatan untuk menolong mereka yang tertindas dan ditelantarkan. Dengan kemerdekaan yang kita miliki sekarang, siapa saja bebas melakukan aktivitas di atas tanah ini . Namun semua itu didasari oleh empat pilar kebangsaan  yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.
Upara bendera dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI) ke-72 di Kota Jayapura, di Lapangan Lantamal Hamadi, Kamis, (17/8/2017) – Jubi/Hengky
Hengky Yeimo
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura Jubi – Kemerdekaan adalah kesempatan untuk menolong mereka yang tertindas dan ditelantarkan. Dengan kemerdekaan yang kita miliki sekarang, siapa saja bebas melakukan aktivitas di atas tanah ini . Namun semua itu didasari oleh empat pilar kebangsaan  yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano, usai mengikuti upara bendera dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI) ke-72, di Lapangan Lantamal Hamadi, Kamis, (17/8/2017).

“Kemerdekaan ini tidak boleh disia-siakan dan disalahgunakan apalagi untuk menindas, dan menelantarkan orang lain,” kata Wali Kota.

Tommy Mano mengatakan dengan semangat kemerdekaan ini, pihaknya bisa melihat penderitaan dan menolong mereka agar mereka yang merasa ditindas dan diterlantarkan juga bisa menikmati kemerdekaan itu sendiri.

“Kemerdekaan ini kita berpijak untuk ke depan dengan semboyang di bulan kemerdekaan, Kerja Bersama didasari dengan moto pemerintah Kota Jayapura, Satu Hati Membangun Kota Dengan Kemulian Tuhan,” katanya.

Tommy Mano juga mengajak semua, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu membangun kota, agar kita benar-benar merdeka dalam segala aspek baik pendidikan, ekonomi, kesehatan, maupun lingkungan.

“Kita mengisi kemerdekaan dalam tugas kita sebagaimana yang telah dipercayakan kepada kita. Kota Jayapura bagian integral dari NKRI untuk itu kita harus melawan paham radikalisme yang mengancam Kota Jayapura ini,” kata Tommy Mano.

Lanjut Tommy Mano, tugas kita bagaimana menjaga perdamaian di dunia ini kita juga harus mencerdaskan kehidupan bangsa ini.

Upacara bendera pagi tadi dihadiri Muspida Kota Jayapura, TNI/Polri, pelajar, dan masyarakat.

Ditemui di tempat terpisah, Rebeca, warga Kota Jayapura, mengaku setiap 17 Agustus dirinya bersama keluarga selalu datang untuk menyaksikan secara langsung jalanya upacara HUT kemerdekaan RI.

"Saya selalu mengajak anak-anak saya untuk melihat pelaksanaan upacara. Disamping melihat berbagai atraksi, saya ingin mengajarkan anak soal nilai-nilai perjuangan," kata Rebeca.

Dirinya berharap saat pelaksanaan upacara HUT RI, Kamis (17/8/2017), cuaca di Kota Jayapura cerah sehingga bisa berjalan khidmat. (*)   

 

loading...

Sebelumnya

Anggota Paskibra harus bisa bagikan ilmunya

Selanjutnya

Wali Kota apresiasi Paskibra Kota Jayapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe