Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Pemprov Papua klaim tingkatkan IPM
  • Rabu, 12 Oktober 2016 — 18:43
  • 382x views

Pemprov Papua klaim tingkatkan IPM

Meski begitu, Enembe menilai, perbandingan besaran IPM tidak mutlak merefleksikan keberhasilan suatu provinsi. Sebab IPM yang rendah seperti Provinsi Papua yang berada pada urutan yang terakhir dari 34 provinsi disebabkan secara historis angkanya memang rendah.
Gubernur Papua, Lukas Enembe - Jubi/Alexander Loen
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provini (Pemprov) Papua mengklaim sangat berhasil dalam meningkatkan kesejahteraan. Hal ini tergambar dari trend perubahan indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan perhitungan baru, yakni adanya peningkatan dari 56.25 di 2013 menjadi 56.75 di 2014.

Menurut data Badan Pusat Statistik Papua (BPS), dalam kurun waktu 2010-2014, Pemprov berhasil meningkatkan pertumbuhan IPM sebesar 4.22 persen yang pada akhirnya menempatkan Papua di urutan delapan dari 33 Provinsi.

"Ini mengindikasikan kalau Pemprov berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyat," kata Gubernur Papua Lukas Enembe, di Jayapura, Rabu (12/10/2016).

Meski begitu, Enembe menilai, perbandingan besaran IPM tidak mutlak merefleksikan keberhasilan suatu provinsi. Sebab IPM yang rendah seperti Provinsi Papua yang berada pada urutan yang terakhir dari 34 provinsi disebabkan secara historis angkanya memang rendah.

"Apalagi Papua baru membangun sejak tahun 2002 dengan adanya Otonomi Khusus. Berbeda dengan provinsi lain yang sudah lebih dulu puluhan tahun yang lalu," ujarnya.

Menyoal laju pertumbuhan perekonomian Papua, Gubernur jelaskan, terlihat sangat maju, berada pada kisaran angka 8,76 persen per tahun. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk priode yang sama.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Papua, Muhammad Musa’ad mengatakan keberhasilan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tak lepas dari kebijakan dan komitmen kepala daerah.

Contohnya pada bidang kesehatan angka kematian ibu turun, pada 2014 menjadi 238 kematian per 1000 penduduk, atau lebih rendah dibanding 2013 yang mencapai 410. Sementara bidang pendidikan, terjadi peningkatan untuk rata-rata lama sekolah menjadi 5,76 per tahun di 2014, dibandingkan 2013 lalu hanya 5,74. (*)

loading...

Sebelumnya

Hingga Oktober, belum ada ASN Papua terkena sanksi

Selanjutnya

Ekonomi kerakyatan, jangan jual tanah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 4191x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2707x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2586x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe