Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. Vanuatu larang batu kerikil masuk dari Tiongkok
  • Jumat, 18 Agustus 2017 — 07:51
  • 620x views

Vanuatu larang batu kerikil masuk dari Tiongkok

Tumukon mengatakan batu kerikil tersebut belum mengalami pemeriksaan ataupun perawatan dan diijinkan untuk meninggalkan Tiongkok sehingga departemennya berkewajiban melindungi pertanian dan peternakan di Vanuatu.
Direktur bagian biosekuriti Vanuatu Timothy Tumukon – RNZI/SPC
Admin Jubi
redaksionline@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Port Vila, Jubi – Pejabat keamanan hayati atau biosekuriti di Vanuatu melarang pengiriman batu kerikil dari Tiongkok oleh sebuah perusahaan kontraktor Tiongkok untuk memperbaiki landasan pacu bandara internasional di negara tersebut.

Direktur Biosekuriti Timothy Tumukon menyebutkan hal itu disebabkan karena kekhawatiran tentang kontaminasi penyakit kaki dan mulut (foot-and-mouth-disease) yang disebarkan oleh virus kepada ternak.

Tumukon mengatakan batu kerikil tersebut belum mengalami pemeriksaan ataupun perawatan dan diijinkan untuk meninggalkan Tiongkok sehingga departemennya berkewajiban melindungi pertanian dan peternakan di Vanuatu.

Kontraktor tesebut, China Civil Engineering and Construction Company CCECC, dipahami telah mengumpulkan batu kerikil dari Tiongkok karena jika menggunakan sumber-sumber regional akan memakan waktu cukup lama yang dapat menunda penyelesaian proyek ini dalam kerangka waktu yang disepakati dengan kontrak Bank Dunia untuk memperbaiki landasan internasional Vanuatu.

Disebutkan bahwa bahan bebatuan ini terdiri dari batu yang dipecahkan hingga halus dan nantinya akan dicampur dengan aspal untuk membuat permukaan jalan dan landasan. Proposal awal dari CCECC menyatakan bahwa bahan jenis ini akan diimpor dari Fiji, namun setelah tender diberikan, CCECC dilaporkan mengalami kesulitan memastikan pasokan yang memadai dan tepat waktu dari Fiji dengan harga yang telah dianggarkan.

Oleh karena itu, mereka mengambil risiko memuat kapal dengan peralatan konstruksi landasan pacu serta sejumlah besar batu kerikil dari Tiongkok. Namun impor bahan kerikil yang tidak dirawat dilarang oleh Vanuatu karena Tiongkok saat ini termasuk dalam daftar hitam Foot and Mouth Disease.

Landasan pacu negara ini sedang diperbaiki setelah masalah keamanan terungkap tahun lalu menyebabkan beberapa maskapai penerbangan internasional besar menghentikan layanan mereka ke negara itu.

Kapal (pengangkut kerikil) bermasalah ini sedang ditahan di pelabuhan Teluk Mele, Port Vila. Tidak akan ada satupun batu kerikil ini yang dijinkan masuk di Vanuatu.(dailypost.vu/Elisabeth C. Giay)

loading...

Sebelumnya

Australia dan Solomon tanda tangani traktat keamanan baru

Selanjutnya

Penyakit landa pohon asli Hawai’i, dikhawatirkan menyebar ke seluruh Pasifik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe