Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Situs Tugu Mac Arthur terancam longsor
  • Jumat, 18 Agustus 2017 — 16:37
  • 1025x views

Situs Tugu Mac Arthur terancam longsor

Arkeolog Papua, Hari Suroto, berpendapat  Situs Tugu Mac Arthur yang berada di Kawasan Cagar Alam Cycloop, Sentani, Kabupaten Jayapura, terancam longsor karena aktivitas tambang galian C yang tak jauh dari lokasi tersebut.
Situs Tugu Mac Arthur yang terletak di Ifar Gunung, Sentani, Kabupaten Jayapur, yang terancam longsor oleh aktivitas galian C di sekitar bukit Hawai - IST
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:14 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:38 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:47 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi/Antara - Arkeolog Papua, Hari Suroto, berpendapat  Situs Tugu Mac Arthur yang berada di Kawasan Cagar Alam Cycloop, Sentani, Kabupaten Jayapura, terancam longsor karena aktivitas tambang galian C yang tak jauh dari lokasi tersebut.

"Aktivitas galian tambang ini berlangsung di gunung atau bukit di Hawai, tepatnya depan Hotel Sentani Indah, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura," kata Hari Suroto, di Jayapura, Jumat (18/8/2017).

Tugu Mac Arthur, kata dia, dibangun oleh tentara Amerika Serikat sebagai tanda bahwa di Ifar Gunung pernah menjadi markas besar tentara sekutu semasa Perang Dunia Ke-II dibawah pimpinan Jenderal Douglas Mac Arthur pada saat Perang Pasifik.

"Dari tempat ini Jenderal Mac Arthur melaksanakan strategi lompat katak, merencanakan serangan ke Jepang melalui Sarmi, Biak, Morotai, dan Filipina," katanya.

Menurut dia, Tugu Mac Arthur merupakan situs arkeologi yang dilindungi oleh Undang Undang Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

"Saat ini situs Tugu Mac Arthur dikelola oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Papua dan masih dalam satu kawasan Resimen Induk Kodam (Rindam) XVII/Cendrawasih, sebagai tempat melatih tentara baru," katanya.

Terkait aktivitas tambang galian C, kata alumnus Universitas Udayana Bali itu, semua pemangku kepentingan harus duduk bersama dalam upaya penyelamatan situs Tugu Mac Arthur dari longsor.

"Aktivitas penambangan galian C berlangsung setiap hari, jika hal ini tidak dihentikan tentu saja Ifar Gunung akan longsor. Galian C dari Hawai juga digunakan untuk menimbun lahan perpanjangan landasan pacu Bandara Udara Sentani dan sejumlah pembangunan lainnya," katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

FKUB Kota Jayapura: Masyarakat jangan terjerumus radikalisme

Selanjutnya

Aksi moral pemuda jelang pelaksanaan PSU Kabupaten Jayapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe