Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pemkab Mimika dan Freeport harus investigasi penyebab longsor
  • Minggu, 20 Agustus 2017 — 17:16
  • 678x views

Pemkab Mimika dan Freeport harus investigasi penyebab longsor

Sejumlah barak di sekitar Mile 36 Tembagapura tergenang air, sehingga karyawan PT Freeport Indonesia yang tinggal di sekitar wilayah itu diungsikan oleh tim Emergency Rescue PT Freeport Indonesia.
Mobil karyawan PT Freeport Indonesia yang terjebak banjir dan longsor di Tembagapura, Selasa (15/8/2017) malam - IST
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Pemerintah Kabupaten Mimika dan PT Freeport Indonesia dinilai perlu menginvestigasi penyebab longsor di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Selasa (15/8/2017) malam.

Legislator Papua dari daerah pemilihan Mimika dan kabupaten sekitarnya, Wilhelmus Pigai mengatakan, sebagai perwakilan dari wilayah itu, ia prihatin dengan kejadian tersebut dan turut berduka terhadap korban yang meninggal dunia.

"Saya minta Pemkab Mimika tidak tinggal diam, tapi segera melakukan investigasi dan membantu perusahaan, sehingga segera selesai. Diinventarisir berapa nyawa yang korban dan kerugian materi akibat bencana ini," kata Mus Pigai pekan lalu.

Menurutnya, bagaimanapun perusahaan itu berada di wilayah pemerintahan Pemkab Mimika. Selain itu, ia juga meminta Freeport melakukan investigasi versi mereka. 

"Sampaikan kepada publik secara transparan teradap bencana dan korban agar masyarakat tidak bertanya-tanya. Jangan ada yang ditutup-tutupi," ujarnya.

Katanya, bencana alam itu terjadi di sekitar area penambang PT Freeport. Namun ini bukan yang pertama kali, beberapa waktu lalu, kejadian serupa pernah terjadi. 

"Pertanyaannya, bagaimana dengan tingkat pengamanan di Freeport. Jangan sampai tidak diperhatikan baik kemudian selalu saja ada korban," katanya.

Dikatakan, meski ini karena kondisi alam, namun sebagai perusahaan besar, Freeport harusnya sudah mendeteksi segala kemungkinan di suatu wilayah. 

"Perusahaan harusnya mengetahui mana wilayah berbahaya. Kalau sudah deteksi, harus bisa diantisipasi," imbuhnya. 

Banjir dan longsor terjadi di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (15/8/2017) malam, sejak hujan deras mengguyur Tembagapura pada siang hari.

Sejumlah barak di sekitar Mile 36 Tembagapura tergenang air, sehingga karyawan PT Freeport Indonesia yang tinggal di sekitar wilayah itu diungsikan oleh tim Emergency Rescue PT Freeport Indonesia.

Seorang karyawan PT. Freeport yang dihubungi Jubi membenarkan terjadinya banjir dan longsor ini. Menurutnya, saat terjadi banjir dan longsor, sempat terjadi kebakaran pada salah satu Power Plant milik perusahaan tambang tembaga emas ini.

“Tadi ada Power Plant terbakar. Entah apanya yang terbakar, kita belum tahu. Tapi sebagian besar karyawan di sekitar lokasi Power Plant dan Hidden Valey sudah diungsikan,” jelas karyawan yang tak ingin disebutkan namanya itu. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemprov Papua akan bertemu Freeport bahas PAP

Selanjutnya

Decky: setop berikan proyek kepada PT Putra Dewa Paniai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe