Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Gubernur: Pemprov sudah keluarkan Rp1 triliun untuk pendidikan
  • Minggu, 20 Agustus 2017 — 17:27
  • 869x views

Gubernur: Pemprov sudah keluarkan Rp1 triliun untuk pendidikan

Kami sudah keluarkan 1 triliun lebih biaya untuk pendidikan di Papua, dan akan tambah terus. Sebab semakin banyak kita kirim anak-anak Papua belajar di luar akan semakin baik," kata Enembe kepada wartawan, di Jayapura belum lama ini.
Gubernur Papua Lukas Enembe - Jubi/Alex
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Gubernur Papua Lukas Enembe, mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua sudah mengeluarkan anggaran sebesar Rp1 triliun lebih untuk menyekolahkan anak-anak Papua di dalam maupun luar negeri. 

"Kami sudah keluarkan 1 triliun lebih biaya untuk pendidikan di Papua, dan akan tambah terus. Sebab semakin banyak kita kirim anak-anak Papua belajar di luar akan semakin baik," kata Enembe kepada wartawan, di Jayapura belum lama ini.

Ia tekankan, anggaran pendidikan sebesar itu tak menjadi soal, asalkan anak-anak Papua yang berkesempatan menempuh pendidikan di dalam maupun luar negeri bisa belajar dan memiliki kualitas yang mumpuni.

"Yang penting anak-anak kita semua bisa belajar dan memiliki kualitas yang sangat bagus. Jangan sampai di sekolah tidak bisa menyesuaikan dan belajar, itu yang tidak boleh," ucapnya.

Dengan substansi sumber daya manusia yang besar, dirinya berharap mampu menghasilkan manusia Papua yang hebat, kredibel serta memiliki masa depan yang pasti dan jelas.

Untuk itu, Gubernur Lukas Enembe meminta kepala Biro Otonomi Khusus di wilayah kerjanya membuat master plan (rencana induk) yang baik, sehingga ketika pemerintah mengirim anak-anak Papua dengan biaya besar, ketika kembali harus memiliki masa depan yang jelas.

"Harus ada master plan yang siap untuk mereka yang kembali, yang mana mereka bisa ditempatkan, sehingga anak-anak Papua sudah pasti apa yang mau dikerjakan setelah kembali ke daerah masing-masing," kata Enembe.

Ia katakan, sumber daya manusia menjadi unggul bagi pemerintah provinsi karena keberhasilan para generasi Papua yang belajar di dalam maupun luar negeri.

"Jadi kalau diberi kesempatan sekolah tidak boleh main-main, kalau sungguh-sungguh belajar pasti kita akan berhasil dan akan bermanfaat bagi masyarakat Papua," katanya. 

Dia menambahkan, potensi sumber daya sudah ada di Papua, untuk itu mulai saat ini sudah harus dipikirkan bagaimana untuk mengolah dan memanfaatkannya bagi masyarakat dan pembangunan di Papua.

"Suatu saat kami sudah pasti akan pensiun, kalianlah yang menggantikan kita. Untuk itu, sumber daya manusia menjadi penting bagi kita, sehingga anak-anak harus sekolah yang hebat, berhasil dan kembali memimpin di negeri ini," ucapnya.

"Tetapi juga bukan hanya menempatkan di sini, saya percaya tenaga dan keahlian kalian bisa dipakai di perusahaan-perusahaan nasional," tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Otsus Setda Provinsi Papua, Aryoko AF. Rumaropen menjelaskan, dari 245 putra-putri Papua yang mendapat program beasiswa pendidikan dalam maupun luar negeri yang telah wisuda dan bekerja di antaranya, Toni Silak lulusan Prof. Flight School, Cirebon, dan kini bekerja sebagai instruktur penerbang Biak Flying School, Martha Itaar lulusan Nelson Aviation Scholl, New Zealand dan bekerja sebagai instruktur penerbang Biak Flying School.

Selain itu, ada Victory C. Rumbewas lulusan Oregon Institute of Technology, Amerika, kini bekerja di BP Indonesia/LNG (loker oil gas), Anthony Yawang lulusan Curtin University, Australia, kini bekerja di PT. Freeport Indonesia, Leni K. Wasini lulusan Nanjing University Aeronautics dan Astronautics dan bekerja di PT. Freeport Indonesia, Marthen Luther Wasanggai lulusan Universitas Gajah Mada Yogyakarta, bekerja sebagai tenaga kontrak di Dinas Kehutanan Kabupaten Sarmi, Stevani Faidiban lulusan Universitas Gajah Mada Yogyakarta, kini bekerka sebagai tenaga kontrak di Bappeda Papua, dan Sindy Hamadi lulusan Universitas Brawijaya Malang dan kini bekerja di Bank Mandiri cabang Yotefa. (*)  

loading...

Sebelumnya

Pemprov Papua gelar gerak jalan santai kemerdekaan

Selanjutnya

Senin, harmonisasi Inpres PON dengan kementerian dan lembaga

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe