Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jawa
  3. Kemarau bikin ikan stress di Temanggung
  • Minggu, 20 Agustus 2017 — 18:11
  • 1530x views

Kemarau bikin ikan stress di Temanggung

Temanggung,Jubi -Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah mengungkapkan fluktuasi suhu antara siang dan malam pada musim kemarau di wilayah tersebut mengakibatkan ikan stres bahkan juga kematian ikan.
Ilustrasi. Jubi/Liputan6.com
ANTARA
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Temanggung,Jubi -Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah mengungkapkan fluktuasi suhu antara siang dan malam pada musim kemarau di wilayah tersebut mengakibatkan ikan stres bahkan juga kematian ikan.

Kepala Bidang Perikanan, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Temanggung, Muhammad Hadi di Temanggung, Minggu (20/08/2017) mengatakan ada laporan dari beberapa pembudidaya ikan memasuki musim kemarau ini bahwa beberapa ikan di kolam mati.

"Ikan -ikan tersebut mati bukan karena penyakit tetapi karena perbedaan suhu yang cukup drastis antara siang dan malam hari. Perbedaan suhu lebih dari lima derajat celsius akan berpengaruh terhadap daya tahan ikan," katanya.

Ia menyebutkan suhu udara di Temanggung akhir-akhir ini pada malam hari bisa di bawah 20 derajat celcius, sedangkan pada siang hari, berada di atas 26 derajat celcius Menurut dia , tingkat kematian akibat fluktuasi suhu tidak begitu banyak, masih di bawah angka 10 persen.

"Tingkat kematian ini kecil masih di bawah 10 persen dan hal ini masih bisa ditangani oleh para pelaku budidaya ikan," katanya.

Ia mengatakan untuk daerah-daerah yang airnya mengalir, perlu mengalirkan air, agar menjaga suhu minimal tetap stabil sebagaimana biasanya

Selain itu, katanya untuk mengantisipasi hal tersebut harus mengurangi padat tebar ikan dan memberikan pakan yang kualitas proteinnya tinggi.

Bagi usaha pembenihan ikan, katanya fluktuasi suhu tersebut berpengaruh terhadap daya tetas telur.

"Waktunya bertambah, biasanya ikan bisa menetas dalam satu hari, sekarang sampai dua hari karena suhu yang dingin," katanya.(*)
 


 


 


 


 


 

loading...

#

Sebelumnya

Komisi C: kapan Pustu Bundru diaktifkan?

Selanjutnya

Jualan cilok, raup untung ratusan ribu per hari

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat