Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Musikalisasi puisi dorong pemahaman sastra
  • Selasa, 22 Agustus 2017 — 12:41
  • 594x views

Musikalisasi puisi dorong pemahaman sastra

Guna mendorong pemahaman masyarakat khususnya pelajar terkait karya sastra, Selasa (22/8/2017), Balai Bahasa Papua menggelar Festival Musikalisasi Puisi tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Festival digelar di Aula Balai Bahasa Papua dan diikuti dua kabupaten dan satu kota di Provinsi Papua.
Penampilan salah satu peserta Festival Musikalisasi Puisi yang digelar Balai Bahasa Papua - Jubi/Roy Ratumakin
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Guna mendorong pemahaman masyarakat khususnya pelajar terkait karya sastra, Selasa (22/8/2017), Balai Bahasa Papua menggelar Festival Musikalisasi Puisi tingkat  Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Festival digelar di Aula Balai Bahasa Papua dan diikuti dua kabupaten dan satu kota di Provinsi Papua.

Ketua Panitia lomba, Ester Rita Embram, kepada wartawan disela-sela lomba mengatakan lomba musikalisasi puisi tingkat SLTA se-provinsi Papua merupakan kegiatan rutin dari Balai Bahasa Papua.

"Lomba ini kami lakukan setiap tahun. Tahun ini merupakan festival musikalisasi puisi tingkat Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom," katanya.

Ester Rita Embram menambahkan tujuan utama kegiatan atau lomba tersebut adalah untuk mendorong apresiasi siswa terhadap sastra khususnya puisi dalam musikalisasi puisi dan mengembangkan bakat khususnya dalam hal apresiasi terhadap puisi itu sendiri.

"Dalam musikalisasi puisi ini dibutuhkan kerjasama tim, harmonisasi yang berkaitan dengan karakter siswa bagaimana bisa berkreasi, bagaimana bisa bekerja secara tim, kompak saling mendukung satu sama lain," ujarnya.

Ester Rita Embram yang juga pengkaji kebahasaan Balai Bahasa Papua mengatakan sejauh ini peserta datang dari 18 sekolah dengan 28 grup.

"Kami menyebarkan undangan untuk 40 sekolah. Ada sekolah-sekolah yang mengirimkan lebih dari satu grup dalam perlombaan ini," katanya.

Dikatakan, dalam penilaian, juri akan menilai dari sisi apresiasi puisi itu sendiri, keselarasan, harmonisasi, pengusaan vocal, dan alat musik. Pada musikalisasi puisi, music akustik lebih diutamakan.

"Penilaian akan kami maksimalkan pada penggunaan alat musik tradisional Papua, karena kami ingin menonjolkan kelokalan dari Papua itu sendiri," ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala Balai Bahasa Papua, Toha Machsum, mengatakan dengan kegiatan tersebut pihaknya berharap apresiasi terhadap sastra di Papua khususnya di Jayapura terus meningkat.

"Sekolah-sekolah juga harus lebih memberikan waktu atau memberikan tambahan jam pelajaran terkait dengan sastra. Sastra ini sangat sedikit dalam mata pelajaran, karena pada umumnya hanya Bahasa Indonesia yang diberikan di sekolah," katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

UKM Persma Uncen minta dukungan

Selanjutnya

Musikalisasi puisi dorong pemahaman sastra

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe