Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Hiswana membuka diri bagi ‘Investor BBM’
  • Selasa, 22 Agustus 2017 — 15:19
  • 319x views

Hiswana membuka diri bagi ‘Investor BBM’

Ketua  Umum Pengurus Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Wilayah Maluku-Papua, Muhamad Markum, mengaku masih membuka diri kepada para investor untuk ikut mensukseskan program nasional satu harga BBM di daerah yang masih terisolir.
Papua masih membutuhkan banyak investor untuk bangun SPBU. Ilustrasi di salah satu SPBU di Papua - Jubi/Sindung 
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Ketua  Umum Pengurus Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Wilayah Maluku-Papua, Muhamad Markum, mengaku masih membuka diri kepada para investor untuk ikut mensukseskan program nasional satu harga BBM di daerah yang masih terisolir.

"Masih terbuka lebar jika dilihat dengan momentum pertumbuhan ekonomi dan jumlah kendaraan, nelayan, dan genset,"  ujarnya, kepada Jubi, Selasa (22/8/2017). 

Markum mengakui di beberapa daerah masih sulit untuk membuka APMS karena masalah lahan dan perizinan. Hiswana akan memberi dukungan dan dorongan kepada investor baik yang lama maupun investor baru. 

Iapun juga mengatakan ke depan ada beberapa yang mengajukan perzjinan baru membuka APMS dan peningkatan status mulai dari Sorong hingga Merauke.

"Kita berikan Manokwari tambah dua, Jayapura peningkatan status ada dua, Merauke dari satu SPBU dan dua baru," ujarnya.

Manager Fuel Retail Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku Papua, Zibali Hisbul Masih, mengatakan tahun ini akan dibangun 10 titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Papua untuk mendukung kebijakan BBM Nusantara Satu Harga di seluruh wilayah Indonesia untuk jenis premium dan solar.

Pembangunan 10  titik tersebut termasuk program pembanguan 148 titik SPBU di seluruh Indonesia. 

Lokasi pembangunan berdasarkan keputusan Dirjen Migas Kementrian ESDM tersebut, kata Zibali, di Distrik Kepulauan Arui, Supiori, Distrik Waropen Bawah-Waropen, Paniai  Barat-Paniai, Bolakme-Jayawijaya, Distrik Mindiptama-Boven Digoel, Distrik Senggi-Keerom, Distrik Ilu-Puncak Jaya, Distik Bokondini-Tolikara, Distrik Pirime-Lanny Jaya, dan Distrik Abenalu-Yalimo.

“Di 10 distrik ini harga BBM saat ini Rp 15 ribu hingga Rp 50 ribu per liter. Kita upayakan mereka mendapatkan harga yang sama di wilayah Indonesia lainnya yaitu Rp 6.450 per liter bensin dan Rp 5.150 per liter untuk solar,” ujarnya. (*)

 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Harga kacang panjang dan telur di pasar Enarotali naik

Selanjutnya

Ini kado Pertamina ke masyarakat Papua dan Maluku di HUT ke-72 RI

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe