Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Usir PT Putra Dewa dan Brimob dari Deiyai, warga buat petisi
  • Selasa, 22 Agustus 2017 — 18:02
  • 442x views

Usir PT Putra Dewa dan Brimob dari Deiyai, warga buat petisi

“Mari kita petisi bersama-sama sebagai bentuk pengusiran kepada si (PT) Dewa dan Brimob dari tanah Deiyai. Padahal, negeri ini telah memberikan makanan, minuman dan uang yang melimpah kepada Dewa dan Brimob,” teriak koordinator lapangan (korlap) aksi, Hendrik Ones Madai.
Anggota DPRD Deiyai, Markus Mote dan Maximus Takimai turut petisi di kain putih sebagai bentuk pengusiran kepada PT. Putra Dewa Paniai dan perusahaan cabangnya serta satuan Brimob yang ada di Deiyai agar segera angkat kaki, Senin, (21/8/2017) – Jubi/Abeth You 
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi


Deiyai, Jubi - Ribuan orang Deiyai Papua melakukan petisi berupa tanda tangan, di halaman kantor DPRD setempat, Senin, (21/8/2017). 

Hal itu dilakukan untuk mengusir PT. Putra Dewa Paniai dan satuan Brimob BKO Polres Paniai yang berada di Deiyai. 

“Mari kita petisi bersama-sama sebagai bentuk pengusiran kepada si (PT) Dewa dan Brimob dari tanah Deiyai. Padahal, negeri ini telah memberikan makanan, minuman dan uang yang melimpah kepada Dewa dan Brimob,” teriak koordinator lapangan (korlap) aksi, Hendrik Ones Madai.

Sebelum dilakukan petisi, Kapolsek Tigi, Ferry M. Mahue menegaskan, petisi itu merupakan bukti perdamaian di atas tanah Deiyai sehingga tidak perlu merasa takut.

“Kita sama-sama petisi di sini, ini sebagai wujud perdamaian di antara kita,” ungkap Mahue.

Sementara itu Kepala suku besar Deiyai, Frans Mote menegaskan, dirinya ikut melakukan petisi karena ingin melindungi rakyatnya yang tersiksa.

"Agar ke depan tak lagi ada penembakan yang akhirnya menewaskan korban nyawa," katanya.

Diketahui, yang sudah menandatangani petisi di antaranya, Solidaritas Peduli Kemanusiaan Rakyat Deiyai (SPKRD), tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh adat, Dewan Adat Daerah Deiyai, Kapolsek Tigi, IPTU Ferry M. Mahue, Koramil Tigi, M.L. Daduki, Wakapolres Paniai, Robert, Pastor Paroki Waghete, Budiono, SJ, Pastor Paroki Modio Dogiyai, Biru Kira, Pr, perwakilan dari gereja Kingmi di Deiyai, Ketua DPRD Deiyai, Yunias Edoway, ketua pansus kasus Oneibo, Alfred Pakage, anggota DPRD lainnya; Simon Takimai, Maximus Takimai, Markus Mote, Anton Koto dan Daniel Adii. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Komnas HAM sampaikan kasus Deiyai ke Kapolri

Selanjutnya

Emus: jangan jadikan Papua laboratorium cipta kondisi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe