Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kadepa: ada apa di balik tersinggungnya Pangdam terkait FI?
  • Selasa, 22 Agustus 2017 — 18:33
  • 2398x views

Kadepa: ada apa di balik tersinggungnya Pangdam terkait FI?

Larenzus Kadepa mengatakan, dalam pernyataannya akhir pekan lalu, ia sama sekali tidak menyinggung atau menyebut aparat TNI, namun pemerintah dan aparat kepolisian.
Aksi blokir jalan di Check Point 28, Timika yang dilakukan karyawan yang di-PHK sepihak oleh PT. Freeport Indonesia, Sabtu (19/8/2017) - Jubi/Zely Ariane
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Legislator Papua, Laurenzus Kadepa mempertanyakan sikap Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI George Elnadus Supit, yang tersinggung dan marah dengan pernyataan politikus Partai NasDem yang meminta aparat keamanan dan pemerintah, tidak menempatkan diri seolah juru bicara PT Freeport Indonesia (PT FI), terkait aksi demo dan blokir jalan karyawan PT FI di Check Point 28 dan dibubarkan polisi, Sabtu (19/8/2017).

Larenzus Kadepa mengatakan, dalam pernyataannya akhir pekan lalu, ia sama sekali tidak menyinggung atau menyebut aparat TNI, namun pemerintah dan aparat kepolisian.

“Silakan cek lagi berita-berita mengenai pernyataan saya, apakah saya ada menyinggung TNI atau Pangdam? Tidak ada sama sekali. Kenapa Pangdam tersinggung dan marah," kata Kadepa, Selasa (22/8/2017).

Menurutnya, ia justru mempertanyakan sikap Pangdam itu. Kenapa mesti tersinggung dan marah, karena dalam pernyataannya, Kadepa tidak menyinggung institusi TNI.

"Kanapa Pangdam marah? Saya justru mempertanyakan apa di balik itu? Saya hanya menyinggung pemerintah dan kepolisian terkait masalah Freeport agar tidak memposisikan diri seakan-akan juru bicara Freeport,” ujarnya.

Katanya, pernyataan meminta pemerintah dan kepolisian tidak memposisikan diri seakan juru bicara Freeport, lantaran dengan alasan pengamanan kepolisian turun tangan dan membubarkan paksa demo karyawan Freeport akhir pekan lalu.  

"Makanya saya bilang jangan seakan-akan pihak kepolisian dan pemerintah menjadi juru bicara Freeport. Mestinya pemkab dan kepolisian menjadi penengah. Menfasilitasi kedua pihak dan mencari solusi," katanya. 

Sehari sebelumnya, Pangdam XVII Cenderawasih Mayor Jenderal TNI George Elnadus Supit menanggapi pernyataan Kadepa, bahwa pihaknya seolah-olah sebagai juru bicara Freeport

"Sorry saya punya gaji, saya punya penghasilan, saya tidak tergantung dengan orang lain. Tolong dicatat itu," kata Pangdam dalam jumpa Pers di Kuala Kencana, Timika, Senin (21/8/17), seperti dikutip dari berbagai berita online.

Kata Pangdam, pihaknya tidak mau dituduh dengan hal-hal yang tidak benar. "Makanya hati-hati gunakan media sosial itu. Saya akan ngomong keras dengan hal-hal seperti itu," ujarnya. 

Ia membantah aparat Polri dan TNI lebih memihak PT Freeport, apalagi menjadi juru bicara perusahaan. Namun sebagai alat negara, pihaknya memiliki tugas menjaga ketertiban masyarakat dan keamanan negara. Untuk itu, pihak yang melakukan kekacauan akan berhadapan dengan aparat negara. (*)

loading...

Sebelumnya

Penyelenggara diingatkan netral pada PSU Kabupaten Jayapura

Selanjutnya

Natalius Pigai: pemeriksaan gubernur jangan ada muatan politik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe