Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Natalius Pigai: pemeriksaan gubernur jangan ada muatan politik
  • Selasa, 22 Agustus 2017 — 19:43
  • 1355x views

Natalius Pigai: pemeriksaan gubernur jangan ada muatan politik

“Saya mohon agar dalam proses hukum mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Sehingga tidak perlu interpretasi negatif untuk menjatuhkan Lukas Enembe, seorang putra terbaik yang dimiliki bangsa Papua (Melanesia) saat ini,” tegas Pigai yang juga masih menjabat Komisioner Komnas HAM itu kepada Jubi melalui keterangannya, Selasa (22/8/2017). 
Gubernur Papua, Lukas Enembe – Jubi/Doc
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Zely Ariane

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Deiyai, Jubi – Natalius Pigai, tokoh Papua yang sempat mewarnai bursa survei calon Gubernur Papua, meminta pemeriksaan Bareskrim terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe, hanya penyelidikan yang bersifat biasa untuk menggali keterangan atas apa yang Pigai sebut sebagai 'kesalahan staf yang ada di satuan kerja Pemerintah Provinsi Papua. 

“Saya mohon agar dalam proses hukum mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Sehingga tidak perlu interpretasi negatif untuk menjatuhkan Lukas Enembe, seorang putra terbaik yang dimiliki bangsa Papua (Melanesia) saat ini,” tegas Pigai yang juga masih menjabat Komisioner Komnas HAM itu kepada Jubi melalui keterangannya, Selasa (22/8/2017). 

Lukas Enembe diberitakan sedang dimintai keterangan terkait penggunaan anggaran beasiswa untuk mahasiswa Papua yang tidak sesuai dengan peruntukan. 

Pigai mengklaim dirinya telah meneliti surat undangan permintaan keterangan dari Bareskrim tersebut, dan mengecam keras apabila ada musuh-musuh politik, maupun yang berbeda pandangan  merendahkan martabat Gubernur Papua sebagai manusia karena pelanggaran asas inviolabilitas atau harga diri pemimpin Papua saat ini. 

“Saya meminta kepada Pak Lukas untuk mari mulai menata dan memperbaiki untuk bersihkan Papua dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dan membangun birokrasi yang bersih dan berwibawa di Papua. Apa pun pelanggaran yang dilakukan oleh staf Pemda Papua maupun para Kepala Daerah tingkat dua harus diberikan punishment sesuai perbuatannya,” ujarnya. 

Namun sebagai pemimpin bangsa Papua, ia menyarankan, Gubernur Papua harus menghormati proses hukum karena 'Kaka Lukas' tidak sendirian, kata dia. 

“Kita semua simpati bahkan empati kepada Anda. Kita juga minta agar proses penegakan hukum harus objektif, imparsial, transparan dan professional,” ungkapnya. 

Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Pol Erwanto Kurniadi, mengaku pihaknya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe, sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam penggunaan anggaran pendidikan berupa beasiswa untuk mahasiswa Papua tahun anggaran 2016.

"Ya betul, diundang untuk diperiksa besok," kata Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Pol Erwanto Kurniadi melalui pesan singkat dilansir Antara belum lama ini. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Kadepa: ada apa di balik tersinggungnya Pangdam terkait FI?

Selanjutnya

Keluarga korban penembakan Deiyai kirim surat ke PBB

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe