Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. WHO sarankan Fiji tingkatkan manajemen medis
  • Rabu, 23 Agustus 2017 — 07:37
  • 382x views

WHO sarankan Fiji tingkatkan manajemen medis

Laporan sepanjang 42 halaman yang akan dirilis minggu depan ini mengungkapkan bahwa bakteri Acinetobacter baumanii telah mengkontaminasi ICU ini sejak tahun 2015 dan tetap berkembang biak karena staf kesehatan disana belum menerapkan prosedur pengendalian infeksi yang tepat.
Penerapan prosedur pengendalian infeksi yang kurang tepat menyebabkan bakteri Acinetobacter baumanii tetap berkembang biang - RNZI AFP / ABO / Science Photo Library
RNZI
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Suva, Jubi – Organisasi Kesehatan Dunia WHO merekomendasikan penguatan supply chain pasokan medis sebagai salah satu usaha untuk melawan wabah superbug di rumah sakit utama Fiji.

Enam bayi meninggal tahun ini di Unit Perawatan Intensif Bayi di Rumah Sakit Colonial War Memorial akibat terkenai  infeksi Acinetobacter baumannii.

Dr Corinne Capuano dari WHO mengatakan kepada ABC bahwa membenahi rantai pasokan akan membantu mencegah penggunaan berulang kali untuk peralatan yang seharusnya hanya digunakan satu kali lalu dicampakkan.

"Ada banyak rekomendasi yang kami berikan, namun pada dasarnya beberapa di antaranya terkait sistem supply chain untuk memastikan semua staf memiliki peralatan dan bahan yang memadai yang dibersihkan dengan benar untuk mereka gunakan," katanya.

"Jadi hal pertama yang perlu diperbaiki ada di sistem pemasokan peralatan, yang berikutnya lagi adalah pelatihan staf untuk memastikan mereka memahami pentingnya pencegahan infeksi dan praktik terbaik."

Kementerian Kesehatan Fiji sekarang telah menugaskan pejabat untuk membangun dan menjaga kerja sama antara rumah sakit dan layanan farmasi yang bertanggung jawab atas pembelian dan pendistribusian persediaan medis.

Dilansir dari ABC, Tim investigasi WHO telah dikerahkan setelah sejumlah kematian di Unit Perawatan Intensif Bayi di Rumah Sakit Colonial War Memorial.

Laporan sepanjang 42 halaman yang akan dirilis minggu depan ini mengungkapkan bahwa bakteri Acinetobacter baumanii telah mengkontaminasi ICU ini sejak tahun 2015 dan tetap berkembang biak karena staf kesehatan disana belum menerapkan prosedur pengendalian infeksi yang tepat.

Dalam sebuah konferensi pers minggu lalu di markas besar Kementerian Kesehatan di Suva, sekretaris tetap Philip Davies dan perwakilan WHO di Pasifik Selatan, Dr Corinne Capuano, mengatakan kepada wartawan bahwa prioritas sekarang adalah memastikan epidemi ini tidak menyebar ke masyarakat.(Elisabeth C. Giay)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Agar berguna, informasi kerjasama regional di Pasifik harus jelas

Selanjutnya

Permudah akses, pemerintah Kiribati resmikan kapal pendarat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe