Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. Permudah akses, pemerintah Kiribati resmikan kapal pendarat
  • Rabu, 23 Agustus 2017 — 07:40
  • 520x views

Permudah akses, pemerintah Kiribati resmikan kapal pendarat

"Ada dua aspek penting dalam maklumat kami: memperbaiki transportasi dalam negeri dan memastikan pasokan makanan dan bahan bakar yang konsisten ke pulau-pulau terluar kita," kata Menteri Tokataake.
Kapal induk baru Kiribati, Kapal Pendarat LC Aratobwa - PINA
PINA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

South Tarawa, Jubi - Kapal induk baru Kiribati, Kapal Pendarat atau Landing Craft LC 'Aratobwa' secara resmi ditugaskan Sabtu pekan lalu (19/8/2017).

Dalam sambutannya, Menteri Informasi, Komunikasi, Transportasi dan Pembangunan Pariwisata (Minister for Information, Communications, Transport and Tourism Development, MICTTD) Willie Tokataake mengatakan pemerintah sedang bergerak meningkatkan transportasi maritim di negara tersebut yang akan mempermudah pergerakan pasokan makanan dan bahan bakar ke pulau-pulau terluar.

"Ada dua aspek penting dalam maklumat kami: memperbaiki transportasi dalam negeri dan memastikan pasokan makanan dan bahan bakar yang konsisten ke pulau-pulau terluar kita," kata Menteri Tokataake.

Menurut Tokataake, isu sosial dan keadaan geografis di kepulauan Kiribati yang sangat tersebar selalu memperberat usaha pemerintah untuk memenuhi kebutuhan sosial dan ekonomi dasar masyarakat Kiribati, terutama masyarakat di pulau-pulau terluar.

"Pemerintah sangat yakin bahwa infrastruktur dasar untuk menunjang perekonomian, termasuk transportasi air adalah tulang punggung pertumbuhan sosial dan ekonomi yang menjadi tugas kementerian saya di MICTTD dan Jasa Pengiriman Kiribati Kiribati Shipping Services Limited untuk menyelesaikan isu ini," kata dia.

Dia menegaskan pemerintah akan terus bekerja sama dengan mitranya, termasuk sektor swasta, di daerah ini hingga tuntutan dan kebutuhan masyarakat terpenuhi sepenuhnya.

"Isu kelangkaan kargo dan bahan bakar yang terus berlanjut, peningkatan kopra dan produk lokal lainnya yang sangat minimal di pulau-pulau terluar mencerminkan adanya kesenjangan yang signifikan dalam penyediaan layanan pengangkutan ini. Hai lain yang juga terlihat adalah semakin jauh masyarakat dari pusat kota, semakin banyak pula masalah kekurangan pasokan, kurangnya layanan pengangkutan barang ke pulau-pulau seperti itu. "

"Sebagai pemerintah, adalah kewajiban kita memastikan kesenjangan ini ditutup dengan segala upaya yang kita miliki sekarang ".

Nama 'Aratobwa' yang secara harfiah berarti 'perhatian kita', melambangkan tujuan pemerintah Kiribati untuk menyamakan pembangunan ekonomi dan sosial dengan semua rakyatnya, terutama bagi rakyat yang tinggal di pulau-pulau terluar.(Elisabeth C. Giay)

loading...

Sebelumnya

WHO sarankan Fiji tingkatkan manajemen medis

Selanjutnya

Proyek peternakan ikan Tiongkok di French Polynesia akan dimulai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe