Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. Peranan pengetahuan tradisional dalam Meteorologi Pasifik
  • Rabu, 23 Agustus 2017 — 07:50
  • 508x views

Peranan pengetahuan tradisional dalam Meteorologi Pasifik

Pengetahuan tradisional menyediakan informasi tambahan, sistem peringatan tradisional yang memampukan masyarakat untuk mempersiapkan diri, menanggapi dan menggunakan strategi yang ada untuk meningkatkan ketahanan mereka.
Siosinamele Lui. –foto: visityap/Brad Holland
PINA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Honiara, Jubi - Antara tanggal 14-18 Agustus, semua donor dan pihak yang terkait dengan Pacific Meteorological Services (Layanan Meteorologis Pasifik) bertemu di Honiara dalam rangka Fourth Pacific Meteorological Council. 

Pertemuan ini diikuti oleh Second Pacific Ministerial Meeting on Meteorology yang diadakan pada tanggal 18 Agustus.

Tanya jawab berikut membahas layanan cuaca di Pasifik, orang-orang yang bekerja di balik layar dan Pacific Meteorological Council.

Siosinamele Lui bekerja sebagai Climate Traditional Knowledge Officer (petugas Pengetahuan Tradisional tentang Iklim) di SPREP. SPREP merupakan singkatan dari Secretariat of the Pacific Regional Environment Programme, yaitu badan yang menangani program-program lingkungan di Pasifik. 

Selama satu dekade, Lui bekerja di Badan Meterologi Samoa, sebelum bergabung dengan SPREP.

Dia berperan besar dalam mendirikan jaringan pengawasan gempa bumi dan tsunami di Samoa, ia juga senang menjadi mentor bagi perempuan muda Pasifik lain yang bekerja di bidang ini.

Tahun lalu SPREP memulai kerjasama dengan Badan Meteorologi Australia di Niue, Samoa, Kepulauan Solomon, Tonga dan Vanuatu di bidang Pengetahuan Tradisional tentang Iklim. Tujuan dari kerjasama ini untuk memelihara dan menggabungkan pengetahuan tradisional dengan teknologi perkiraan cuaca modern dan memperdalam pengakuan akan peran pengetahuan tradisional untuk membangunan ketahanan terhadap peristiwa-peristiwa ekstrim.

Kerjasama ini akan melibatkan pengumpulan, dokumentasi, penyimpanan dan analisis pengetahuan tradisional untuk mengenali indikator iklim yang digunakan oleh komunitas percontohan. Dalam proses ini, indikator yang dipakai masyarakat akan diverifikasi akurasi datanya sebelum pengetahuan ini digabung dengan metode modern. 

Apa itu pengetahuan tradisional tentang Iklim?

Pengetahuan tradisional tentang Iklim adalah pengetahuan yang dimiliki mereka yang tinggal di sebuah daerah, baik orang asli maupun bukan, yang bisa dipakai untuk prakiraan iklim. Pengetahuan ini berkembang seiring berjalannya waktu dan sering tersemat dalam kegiatan dan kepercayaan orang. 

Bagaimana pengetahuan ini membantu masyarakat kita? 

 Masyarakat kita sejak dulu selalu menggunakan Pengetahuan Tradisional untuk memperkirakan dan merencanakan hidup mereka, mulai dari kegiatan sehari-hari, perayaan, penanaman dan panen hingga upacara pernikahan. 

Pengetahuan tradisional selalu menguntungkan masyarakat kita. Pengetahuan yang diperoleh dan diwariskan memungkinkan masyarakat kita untuk bertahan hidup. Masyarakat Pasifik masih menggunakan metode prakiraan cuaca tradisional untuk meramalkan cuaca dan peristiwa iklim. 

Dengan melihat indikator biologis (perilaku hewan dan tumbuhan) dan astronomis (tahapan bulan, bintang), masyarakat Pasifik bisa mengetahui apa yang akan terjadi dua tiga bulan sebelum El Nino Southern Oscillation (ENSO, fenomena naik turunnya suhu permukaan laut dan angina di Pasifik yang menyebabkan cuaca ekstrim).

Pengetahuan tradisional menyediakan informasi tambahan, sistem peringatan tradisional yang memampukan masyarakat untuk mempersiapkan diri, menanggapi dan menggunakan strategi yang ada untuk meningkatkan ketahanan mereka.

Jadi apa yang dilakukan proyek ini dengan negara-negara mitra untuk merekam dan menambah nilai dari pengetahuan tradisional?

Proyek ini bekerja dengan lima negara untuk menyusun jaringan pengawasan iklim, melaksanakan survey tentang pengetahuan tradisional dan pelatihan pangkalan data, mengadakan verifikasi pengetahuan tradisional dan pelatihan untuk integrasi prakiraan. Selain itu ia juga menyediakan bantuan teknis dan membantu produksi serta penerbitan informasi berdasarkan pengetahuan yang dikumpulkan. 

Apa hal menarik yang saudari pelajari dari proyek ini? 

Yang sangat saya nikmati dari proyek ini adalah mudahnya berdiskusi dengan masyarakat tentang perubahan iklim. Proyek pengetahuan tradisional ini adalah alat komunikasi, dan ia menjembatani jurang antara sains dengan ilmu sosial, antara kebijakan dan kerja teknis di dunia layanan Meteorologi. 

Apa yang susah dijelaskan melalui istilah-istilah meteorologi dapat dipahami dengan mudah melalui pengetahuan tradisional karena ini lebih familiar dan dipahami masyarakat. Ketika membahas prakiraan cuaca musiman, tidak  semua orang mengerti informasi teknis yang ada, tapi apabila kita menggunakan pengetahuan tradisional, istilah bahasa dan  metode prakiraan yang sudah dikenal masyarakat, kita bisa menyebarkan dengan lebih baik informasi ilmiah, dan pada saat yang sama meningkatkan ketahanan masyarakat. 

Di beberapa kelompok masyarakat di Vanuatu, mereka tahu bahwa angin puting beliung suatu musim akan kencang apabila kura-kura membuat sarang di bukit pasir yang tinggi. Pengetahuan seperti ini sangat membantu untuk memperkirakan dan mempersiapkan diri untuk cuaca musim ini. 

Bagaimana pertemuan Pacific Meteorological Council mempengaruhi hidup masyarakat Pasifik? Kenapa pertemuan ini penting untuk kita? 

Pertemuan ini menentukan seberapa besar dukungan yang kami bisa berikan ke negara-negara Pasifik, juga priorias regional kita. Selain itu ia juga membantu kita untuk bekerja bersama dan membantu kita menyusun solusi yang terkoordinasi untuk menyelesaikan masalah yang biasa dialami badan-badan meteorologi nasional.(L.J. Giay)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Proyek peternakan ikan Tiongkok di French Polynesia akan dimulai

Selanjutnya

Fasilitas penampungan air hujan diluncurkan di lima komunitas Vanuatu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe