Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Menteri BUMN dorong pemasaran kopi Arabika Wamena
  • Rabu, 23 Agustus 2017 — 15:13
  • 405x views

Menteri BUMN dorong pemasaran kopi Arabika Wamena

Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Jayawijaya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, Selasa (22/8/2017), berkesempatan melihat langsung pabrik pengelolaan kopi Arabika di Kampung Jagara, Distrik Welesi.
Menteri BUMN, Rini Soemarno, menjanjikan membantu pemasaran kopi Arabika organik produksi petani di Jayawijaya - IST
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Wamena, Jubi – Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Jayawijaya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, Selasa (22/8/2017), berkesempatan melihat langsung pabrik pengelolaan kopi Arabika di Kampung Jagara, Distrik Welesi.

Menteri Rini Soemarno berjanji siap membantu memasarkan produksi kopi arabika di Jayawijaya, sehingga nantinya bisa menjadi bahan ekspor dari Papua.

"Saya lihat produksi kopi arabika di Jayawijaya ini punya potensi besar, sehingga kita juga perlu memberikan dukungannya dengan memberikan beberapa peralatan, sehingga kopinya itu waktu setelah dipetik langsung dapar dioleh sehingga diperoleh produk berkualitas tinggi dan tentunya bisa diekspor,” katanya.

Selain itu, BUMN juga akan terus mendorong petani kopi lokal di Kabupaten Jayawijaya, untuk meningkatkan jumlah produksi kopi.

"Kita ingin membuat program untuk kopi di Jayawijaya ini mungkin produksinya dapat ditingkatkan dan juga supaya pendapatan masyarakat lebih baik dari sebelumnya," kata Menteri Rini.

Menurut dia, persoalan yang dihadapi petani kopi di Jayawijaya sehingga kurang termotivasi untuk pengembangan kopi Arabika karena pemasaran.

"Salah satu permasalahannya biaya angkut ke kota mahal. Nah ini sedang kita carikan jalan supaya masyarakat Jayawijaya bisa mendapat keuntungan yang baik," katanya.

Sementara, Ketua kelompok tani kopi Jagara, Max Lani, mengakui jika kendala saat ini adalah mengenai pemasaran, dimana hingga kini pemasaran dilakukan hanya seputaran Papua saja.

“Kopi Arabika organik ini kita harapkan ke depan harus mendunia, dengan lahan 38 hektar yang kami miliki di Kampung Jagara ini,” kata Max Lani.

Selain itu, kekurangan yang dialami juga mengenai pengepul-pengepul untuk sentra-sentra produksi apalagi dengan pegangkutan, mesin-mesin dan bahan lainya. (*)

 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

USAID bersama Humi Inane bahas kekerasan berbasis gender

Selanjutnya

Masyarakat Papua tunggu tindakan tegas KPK

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe