Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. Tiga RUU baru Vanuatu segera dibahas Parlemen
  • Jumat, 25 Agustus 2017 — 15:47
  • 704x views

Tiga RUU baru Vanuatu segera dibahas Parlemen

"Kita perlu warga negara yang disiplin sehingga negara kita bisa memiliki bangsa yang damai dan tempat tinggal yang baik dan nyaman untuk warga negara, warga sementara, dan turis."
Menteri Dalam Negeri Vanuatu, Alfred Maoh – DVU/ Godwin Ligo
Vanuatu Daily
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Port Vila, Jubi - Menteri Dalam Negeri Vanuatu, Alfred Maoh, mengatakan ada tiga RUU yang akan dibahas oleh DPR pada bulan November mendatang, dan begitu disahkan akan langsung diimplementasikan.

Saat menjelaskan lebih mendalam mengenai tujuan dari ketiga RUU itu, Menteri Maoh mengatakan bahwa RUU yang pertama tentang Kartu Pengenal mengharuskan setiap warga negara Vanuatu memiliki Kartu Identitas Nasional.

Menurutnya perubahan ini bukan berarti membatasi pergerakan warga di dalam negeri karena konstitusi tidak akan pernah memungkinkan hal itu terjadi.

Menurut dia kartu identitas akan dapat digunakan untuk keperluan tertentu misalkan:  perbankan, pemeriksaan paspor, atau keperluan lainnya sesuai permintaan petugas yang berwenang dalam keadaan tertentu atau ketika diminta oleh otoritas pemerintah.

RUU kedua adalah perkenalan atas alat tes Breathalyzer yang bertujuan untuk memperkirakan kandungan alkohol dalam darah dari sampel nafas.

Menteri Maoh menjelaskan alat ini akan digunakan untuk mengendalikan pengguna kendaraan bermotor dari konsumsi alkohol sambil mengemudi yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

Dia juga mengatakan dengan tingkat kecelakaan saat ini yang disebabkan oleh pengemudi mabuk dan ngebut di Vanuatu, khususnya Port Vila, UU ini akan membantu polisi segera mengamankan pengemudi yang mengemudi berada dibawah pengaruh alkohol.

RUU ketiga yang akan dibahas berhubungan dengan penggunaan ponsel oleh pengemudi saat memegang kemudi.

Ini akan berlaku untuk pengemudi semua kendaraan, tegas Maoh.

"Kita perlu warga negara yang disiplin sehingga negara kita bisa memiliki bangsa yang damai dan tempat tinggal yang baik dan nyaman untuk warga negara, warga sementara, dan turis.

"Disiplin warga negara yang baik dimulai dari ajaran orang tua yang baik di rumah, dengan dukungan para pemimpin komunitas dan pemimpin gereja baik di desa dan pulau atau di Port Vila dan pusat-pusat kota lainnya di negara ini," tutur Menteri Maoh.(Elisabeth C. Giay)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Dituduh terlibat penipuan, Menteri di Samoa undur diri

Selanjutnya

Kepulauan Marshall kehilangan ‘raksasa sejarah’ anti nuklir, Tony de Brum

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe