Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Cabuli bocah, seorang residivis terancam 7 tahun penjara
  • Jumat, 25 Agustus 2017 — 19:23
  • 1948x views

Cabuli bocah, seorang residivis terancam 7 tahun penjara

Menurut Kapolres Kaimana melalui Kasat Reskrim AKP Walman M. Simalango SH, pelaku merupakan residivis dalam kasus sama pada 2008 lalu. Kini kasus tersebut telah ditangani penyidik reserse dan kriminal Polres Kaimana.
Ilustrasi - tempo.co
Admin Jubi
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Kaimana, Jubi - Seorang bocah sebut saja Bunga, yang baru duduk di bangku kelas empat SD di Kaimana, dicabuli seorang pria berinisial NR (53).

Menurut Kapolres Kaimana melalui Kasat Reskrim AKP Walman M. Simalango SH, pelaku merupakan residivis dalam kasus sama pada 2008 lalu. Kini kasus tersebut telah ditangani penyidik reserse dan kriminal Polres Kaimana.

"Kejadian asusila ini telah dilakukan NR sebanyak tiga kali di dalam rumahnya. Pelaku sering melihat korban bermain di halaman rumahnya, kemudian pelaku membujuk korban ke dalam rumah. Setelah melakukan perbuatan asusila tersebut, korban diberi Rp20 ribu," katanya.

Tambahnya, sepanjang bulan ini, pelaku mencabuli korban dan ketahuan pada 21 Agustus baru-baru ini.

"Perbuatan cabul itu, berhasil diketahui oleh ibu korban setelah mendengar cerita dari tetangga, kalau anaknya terlihat keluar dari rumah pelaku yang diketahui tetangga itu sebagai pelaku pencabulan dan pernah dipenjara," katanya.

Atas kejadian tersebut, menurut Kasat Reskrim, pelaku dijerat pasal 82 ayat 1 UU Perlindungan Anak nomor 35 Tahun 2014 pengganti UU nomor 23 Tahun 2002, dengan juncto pasal 290 ke-2 E KUHP, ancamannya 7 tahun penjara.

Seorang ibu rumah tangga, Ata, berharap agar perbuatan pria tersebut dihukum setimpal dengan perbuatannya.

"Apalagi sudah berulang-ulang. Sebagai seorang ibu saya turut prihatin dengan korban. Hukum saja seberat-beratnya pelaku itu," katanya. (Jacob Owen)

loading...

Sebelumnya

Gobay: pemerintah selesaikan kasus HAM atau dipermalukan di forum internasional

Selanjutnya

Oknum polisi miras, dua warga sipil Yahukimo dipukul hingga pingsan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe