Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bali & Nusa Tenggara
  3. NTT bangun penangkaran buaya sebagai tujuan wisata
  • Kamis, 13 Oktober 2016 — 15:08
  • 1332x views

NTT bangun penangkaran buaya sebagai tujuan wisata

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Timur berniat membuat penangkaran buaya untuk diubah menjadi lokasi wisata.
Buaya nil. --tempo.co
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Lina Nursanty

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Kupang, Jubi - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Timur berniat membuat penangkaran buaya untuk diubah menjadi lokasi wisata.

"Saat ini ‘kan sedang dilaksanakannya perlombaan penangkapan buaya di Kupang, karena banyak buaya yang berkeliaran di daerah ini. Kalau sudah ditangkap dalam jumlah yang banyak maka akan dibuatkan penangkaran buaya untuk jadi lokasi wisata," kata Kadis Parekraf NTT Marius Ardu Jelamu kepada Antara di Kupang, Kamis (13/10/2016).

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan perkembangan dari lomba tangkap buaya yang digelar oleh Disparekraf dalam rangka menjaga sejumlah destinasi wisata pesisir pantai yang hingga kini masih terus ditemukan buaya.

Marius sendiri mengaku, rencana pembangunan penangkaran buaya untuk lokasi pariwisata itu, sudah ia bicarakan dengan Gubernur NTT Frans Lebu Raya, dan gubernur menyetujuinya.

"Saya diminta mencari tempat untuk pembangunan lokasi penangkaran itu. Salah satu lokasinya di Pantai Lasiana," tuturnya.

Lokasi pantai Lasiana sendiri menurutnya menjadi lokasi yang cukup strategis karena lokasinya itu menjadi lokasi wisata. Jadi jika digunakan untuk wisata laut, wisatawan juga bisa melihat penangkaran buaya terebut.

Untuk saat ini lanjut pria yang pernah menjadi Plt Bupati Manggarai Barat tersebut pihaknya sedang fokus untuk lomba menangkap buaya itu.

Jumlah peserta yang sudah mendaftar untuk menangkap buaya itu, hingga kini sudah mencapai empat kelompok dua dari Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Nusa Cendana, dan dua lagi dari masyarakat biasa di Kota Kupang.

Disamping itu, ia mengatakan, dalam waktu dekat jumlah peserta yang ikut dalam lomba penangkapan buaya juga dapat terus bertambah.

"Hingga kini para peserta yang sudah mendaftar masih terus mengamati lokasi-lokasi munculnya buaya. Kalau sudah ada yang menangkapnya dengan syarat tidak membunuhnya," tuturnya.

Ia juga mengharapkan banyak buaya yang bisa ditangkap sehingga pariwisata di Kupang tidak terganggu. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Gubernur Bali minta ASN awasi dana hibah dan bansos

Selanjutnya

Penundaan DAU sebabkan banyak proyek mangkrak

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe