Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kehadiran KPK di Papua jangan hanya "main tangkap"
  • Minggu, 27 Agustus 2017 — 14:24
  • 1134x views

Kehadiran KPK di Papua jangan hanya "main tangkap"

"Kami sangat mendukung. Ini saya pikir salah satu upaya pencegahan tindak pidana korupsi. Saya harap, KPK bekerja baik, terutama fokus pada upaya pencegahan, bukan hanya menangkap koruptor," kata Mus Pigai pekan lalu.
Ilustrasi Gedung KPK RI - IST
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Anggota Komisi I DPR Papua bidang pemerintahan, politik, hukum dan HAM, Wilhelmus Pigai menyatakan mendukung rencana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka perwakilan di sembilan provinsi, termasuk Papua yang direncanakan sudah mulai beroperasi, 2018 mendatang.

Meski begitu politikus Partai Hanura itu berharap, kehadiran perwakilan KPK di Papua tidak hanya untuk "main tangkap" koruptor, tapi mengedepankan edukasi dan pencegahan.

"Kami sangat mendukung. Ini saya pikir salah satu upaya pencegahan tindak pidana korupsi. Saya harap, KPK bekerja baik, terutama fokus pada upaya pencegahan, bukan hanya menangkap koruptor," kata Mus Pigai pekan lalu.

Katanya, KPK hadir di Papua jangan hanya fokus pada para pejabat, namun dapat memberikan pendidikan kepada masyarakat dan generasi mendatang.  

"Masyarakat dan generasi muda harus tahu pencegahan dini, supaya ke depan ketika mereka menjadi pemimpin di Papua dapat menghindari korupsi,” ujarnya.

Katanya, kebijakan apa pun itu selama bertujuan baik, harus didukung. Kita tidak boleh selalu berpikir negatif, sebelum melihat sejauh mana kinerja KPK di Papua mendatang.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Gedung KPK, Jakarta belum lama ini mengatakan, KPK berencana membuka perwakilan di sembilan wilayah Indonesia. 

"Ada sembilan perwakilan KPK di setiap regional, di Sumatera, Kalimantan, Papua. Saya harap tahun depan mulai berjalan," katanya ketika itu. 

Pada kesempatan yang sama, pimpinan KPK, Saud Situmorang mengatakan, rencana membuka sembilan perwakilan itu masih dalam pembahasan. Masih ada perdebatan soal kerja yang dilakukan perwakilan KPK ini secara terbuka atau tertutup. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Bertemu Jokowi, Gobai: jangan lupakan pemilik ulayat PTFI

Selanjutnya

Pekei: pembunuh OAP adalah kanibalisme modern

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe