Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kesiapan infrastruktur PON dan atlet harus sejalan
  • Senin, 28 Agustus 2017 — 17:48
  • 1215x views

Kesiapan infrastruktur PON dan atlet harus sejalan

Kesiapan infrastruktur PON dan atlet harus sejalan
Pembangunan stadion utama PON Papua di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Legislator Papua, Boy Markus Dawir menyampaikan, pihaknya terus mendukung Pemprov Papua mempercepat pembangunan infrastruktur PON XX tahun 2020 di Papua. 

Ia mengatakan, PON di Papua merupakan agenda besar dan ia optimis PON XX dapat berlangsung di Papua. Namun, katanya, kesiapan pelaksanaan PON Papua tidak boleh hanya sukses dari sisi infrastruktur, tapi juga atlet. 

"Kalau hanya mengejar infranstuktur dan atlet tidak disiapkan baik, itu juga masalah. Untuk apa Papua tuan rumah PON kalau tidak keluar sebagai juara. Harus seimbang, persiapan infrastruktur dan atlet," kata Boy, Senin (28/8/2017).

Menurutnya, di DPR Papua ada dua komisi yang membidangi hal terkait PON. Termasuk bagian komisi IV yang membidangi infrastruktur dan Komisi V yang membidangi olahraga. 

“Ke depan, kami akan duduk bersama Komisi V untuk mengawasi penyiapan atlet dan bersama menggenjot pengawasan percepatan pembangunan infranstuktur PON,” ujarnya.

Ia mengingatkan pihak terkait segera mempercepat pembangunan infrastruktur PON lantaran  waktu efisien hanya setahun ke depan. Pada 2019, sudah dilaksanakan pra-PON dan semua venue harus rampung.

"Jangan sampai pada saat pelaksanaan PON, masih ada venue yang belum selesai. Ini pengalaman pada PON di Riau lalu," katanya. 

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Yusuf Yambe, memastikan pembangunan stadion PON Papua yang pengerjaannya sedang berjalan dan rampung pada 2018.

"Kami pastikan tahun depan, kita sudah punya stadion utama berkapasitas 40 ribu penonton untuk menjadi tempat pembukaan dan penutupan PON 2020," kata Yusuf kepada wartawan, di Jayapura belum lama ini.

Selain itu menurutnya, beberapa tempat olahraga yang telah ada atau venues existing akan dioptimalkan untuk digunakan dalam PON 2020, seperti Aula SGO di Kloofkamp, kota Jayapura untuk pertandingan judo.

Kemudian, Aula Bapelkes, Padangbulan, dan Abepura akan digunakan untuk olahraga gulat. Lalu, pertandingan tenis meja dan anggar rencananya menggunakan gedung Trikora Universitas Cenderawasih. Selanjutnya, senam dan tinju masing-masing menggunakan GOR Cenderawasih dan GOR Waringin.

"Jadi semua kami tarik ke Jayapura kecuali Merauke yakni cabang olahraga taekwondo dan karate serta sepak bola," ucapnya. 

Untuk kota Timika sendiri, akan menjadi tuan rumah pertandingan cabor golf, atletik, basket dan futsal. (*)

loading...

Sebelumnya

Pengawasan dana kampung harus diperketat

Selanjutnya

Komnas HAM: putusan sidang terbakarnya kitab suci ditunda

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe