Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. PM Vanuatu: Kita tidak hanya membutuhkan pengacara
  • Selasa, 29 Agustus 2017 — 08:55
  • 709x views

PM Vanuatu: Kita tidak hanya membutuhkan pengacara

Menurutnya, "Vanuatu membutuhkan orang yang lebih berkualitas di bidang pendidikan, kesehatan, keamanan dan infrastruktur,"
Perdana Menteri Vanuatu Charlot Salwai Tabimasmas – DVU/ Godwin Ligo
Vanuatu Daily
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Port Vila, Jubi - Kita tidak hanya membutuhkan pengacara tapi orang-orang dari berbagai profesi untuk menjalankan negara ini, kata Perdana Menteri (PM) Vanuatu, Charlot Salwai.

Dia menyebutkan sebuah kasus perdata tahun ini, di mana tindakan hukum telah diambil terhadap pemerintah untuk meningkatkan gaji bagi pegawai hukum, sesuatu yang dianggap tidak adil oleh profesi lain.

Menurutnya, "Vanuatu membutuhkan orang yang lebih berkualitas di bidang pendidikan, kesehatan, keamanan dan infrastruktur,"

"Kita memiliki banyak pengacara. Kita perlu lebih banyak perawat, guru, polisi dan insinyur. Jumlah insinyur di negara ini sedikit meskipun kita memiliki banyak proyek infrastruktur. Ini adalah keperluan yang harus dipertimbangkan untuk mengembangkan sektor infrastruktur. Kesehatan dan pendidikan adalah sektor prioritas kami," katanya.

Meningkatkan jumlah pekerja medis sangat penting untuk melawan penyakit tidak menular (non-communicable diseases, NCD) yang telah banyak merampas nyawa di Vanuatu dan di seluruh dunia, kata PM tersebut.

"Menurut data yang kami pelajari, sekitar 40 sampai 50% populasi Vanuatu dipengaruhi oleh NCD.

"Pembangunan tidak akan meningkat bila seluruh populasi sakit.

"Tingkat NCD sangat memprihatinkan dan saya khawatir."

PM menekankan kekhawatiran ini kepada Rektor University of the South Pacific USP, Winston Thompson dan Wakil Rektor Rajesh Chandra, dalam pertemuan mereka baru-baru ini.

PM dalam sambutannya pada Hari Kemerdekaan, menyoroti keinginan pemerintah agar USP mengenalkan lebih banyak kursus tingkat tinggi di USP Kampus Emalus untuk meningkatkan sumber daya manusia.

Pertemuan ini lalu diadakan untuk membahas kelanjutan perintah Salwai.

PM Salwai mengatakan kepada Thompson dan Chandra bahwa "pemerintah Vanuatu berkomitmen untuk memenuhi kontribusinya kepada USP sehingga kami meminta agar USP membuka lebih banyak program sarjana yang ditawarkan secara lokal".

Mengenai permintaan untuk mengenalkan kursus tingkat tinggi, khususnya profesi medis, USP menjawab bahwa pihaknya belum memiliki fakultas kedokteran.(Elisabeth C. Giay)

loading...

Sebelumnya

Pembubaran parlemen ancam demokrasi Tonga

Selanjutnya

Dua kali Walikota di French Polynesia terkena kasus

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe