Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Garam dapur mendadak hilang di pasaran Enarotali
  • Selasa, 29 Agustus 2017 — 15:47
  • 635x views

Garam dapur mendadak hilang di pasaran Enarotali

Sudah hampir dua pekan warga dan pedagang di Paniai mengeluhkan akan ketiadaan garam dapur. Menurut Sukarni, salah seorang pedagang di pasar Enarotali, sepekan ini garam beryodium sudah menghilang dari pasaran. Bahkan, kelangkaan garam di Paniai sudah dirasakan oleh warga dan pedagang menjelang Idhul Adha ini.
Salah satu kios di pasar Enarotali yang menjual sembako – Jubi/Abeth You
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Paniai, Jubi – Sudah hampir dua pekan warga dan pedagang di Paniai mengeluhkan akan ketiadaan garam dapur. Menurut Sukarni, salah seorang pedagang di pasar Enarotali, sepekan ini garam beryodium sudah menghilang dari pasaran. Bahkan, kelangkaan garam di Paniai sudah dirasakan oleh warga dan pedagang menjelang Idhul Adha ini.

”Kalau disini garam mulai sulit didapat sejak pekan kemarin. Kalaupun ada harganya mahal,” ujar Sukarni, ketika ditemui Jubi, Selasa (29/8/2017).

Karena harganya yang selangit itu, dirinya mengaku sudah lebih dua pekan tidak lagi berjualan garam.

”Saya tidak jual garam karena memang sulit didapatkan. Harganya juga mahal. Untungnya juga tidak ada,” paparnya.

Rahmat, pedagang sembako lainnya, mengaku sudah lebih dari 10 hari belakangan tidak pernah menerima pasokan garam dari agen di Nabire yang biasa memasok ke tokonya

”Saya tidak tahu, kenapa agen garam tidak memasok. Di tempat lain garam juga tidak ada. Tapi katanya di Nabire juga tidak ada garam. Jadi mungkin dari Jawa tidak dikirim,” terangnya.

Mama Ikha, seorang warga Paniai, mengaku dirinya telah menanyakan garam di semua kios dan pasar namun tidak ada yang dijual garam.

“Anak, saya sudah tanya di semua kios tapi tidak ada satu kios yang menjual garam. Semuanya kosong, tidak ada garam sama sekali,” terangnya.

Sementara ini, kata Mama Ikha, keluarganya menggunakan garam asli Paniai, me diga, untuk masak makanan.

“Kami pakai garam asli saja,”ucapnya.

Terpisah, Yusril, Kepala Bidang Perdagangan dari Dinas Perindagkop Paniai, menerangkan pihaknya sangat terkejut kelangkaan garam yang terjadi.

"Kami akan menyelidiki apakah ada unsur sengaja untuk menaikan harga atau memang karena faktor lain," ujar Yusril. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Warung Bebek Pucuk di Nabire diserbu pelanggan

Selanjutnya

REI keluhkan perizinan perumahan dari pemerintah daerah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe