Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Sembilan kabupaten dan kota diberi pemahaman e-planning
  • Selasa, 29 Agustus 2017 — 15:47
  • 636x views

Sembilan kabupaten dan kota diberi pemahaman e-planning

Asisten Bidang Umum Sekda Papua, Elysa Auri kepada wartawan, di Jayapura, Senin (29/8/2017) mengatakan kabupaten/kota yang mengikuti Bimtek yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Merauke, Biak Numfor, Nabire dan Jayawijaya.
Peserta Bimtek e-planning dan e-budgeting sembilan kabupaten/kota - Jubi/Alex
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Sebanyak sembilan pemerintah kabupaten dan kota di Papua, mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) e-planning dan e-budgeting, yang mana pesertanya merupakan pejabat Bappeda, Badan Keuangan, Diskominfo dan programmer. 

Asisten Bidang Umum Sekda Papua, Elysa Auri kepada wartawan, di Jayapura, Senin (29/8/2017) mengatakan kabupaten/kota yang mengikuti Bimtek yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Merauke, Biak Numfor, Nabire dan Jayawijaya.

Menurut ia, Bimtek yang digelar oleh Tim Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi untuk memfasilitasi pemerintah kabupaten dan kota, dalam mempercepat program pemberantasan korupsi yang sedang dilakukan pemerintah provinsi bekerja sama dengan KPK.

"Ini merupakan bentuk dukungan kepada kabupaten dan kota untuk bisa maksimal dalam pemberantasan korupsi melalui program penerapan e-Planning dan e-Budgeting," ucapnya.

Menurut ia, sembilan kabupaten/kota saat ini mengikuti Bimtek adalah yang lebih dulu menandatangani berita acara penyerahan sourch code e-Planning dan e-Budgeting pada 18 Juli 2017.

"Nanti untuk 20 kabupaten lainnya akan menyusul di Oktober mendatang. Yang pasti jadwalnya nanti akan ditentukan oleh Tim Korsub KPK," ucapnya.

Menanggapi itu, dirinya berharap pejabat maupun programmer yang telah mengikuti bimbingan, lebih dulu memiliki satu kesamaan gerak langkah dalam upaya penegakan korupsi, baik provinsi maupun kabupaten dan kota.

"Nanti akan dibagi kuisioner dari narasumber kemudian akan dievaluasi oleh narasumber. Kuisioner ini kemudian akan dijadikan sebagai pedoman mendukung percepatan pemberantasan korupsi di Papua," kata Elysa.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Papua, Kansiana Salle selaku bagian dari Tim Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi. Dirinya mengatakan para pejabat dan programmer yang ikuti Bimtek berasal dari sembilan kabupaten/kota.

"Kami harap melalui kegiatan Bimtek ini, dapat dihasilkan satu acuan maupun kerangka untuk percepatan pemberantasan korupsi di Papua," kata Kansiana. (*)

loading...

Sebelumnya

Karo Humas Provinsi Papua sambangi kantor Jubi

Selanjutnya

15 program wujudkan Papua sehat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe