Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. DPRD Merauke soroti pengerjaan pot bunga di trotoar
  • Rabu, 30 Agustus 2017 — 12:46
  • 1082x views

DPRD Merauke soroti pengerjaan pot bunga di trotoar

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke menyoroti pengerjaan sejumlah pot bunga di pinggir jalan dalam wilayah kota. Padahal, peruntukan tempat itu sangat jelas untuk trotoar bagi para pejalan kaki.
Pot bunga yang dibuat di trotoar jalan menuju ke Universitas Musamus Marauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Merauke, Jubi - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke menyoroti pengerjaan sejumlah pot bunga di pinggir jalan dalam wilayah kota. Padahal, peruntukan tempat itu sangat jelas untuk trotoar bagi para pejalan kaki.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Merauke, Hendrikus Ndiken, kepada Jubi, Selasa (29/8/2017).

Dikatakan, dirinya juga tidak mengetahui dalam penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dialokasikan anggaran untuk pengerjaan pot bunga di pinggir badan jalan.

“Setelah mempelajari buku APBD 2017, tak ada anggaran dialokasikan untuk pengerjaan pot bunga di sejumlah tempat dalam wilayah kota. Dengan demikian, dapat saya simpulkan bahwa pengerjaan tidak dilakukan terencana dan hanya asal buat,” tegasnya.

Hendrikus mengatakan pengerjaan pot bunga di sepanjang trotoar akan mengganggu para pejalan kaki. Belum lagi jika akan dilakukan pelebaran badan jalan, otomatis pot yang ada sekarang akan dibongkar.

“Saya melihat pekerjaan yang dilakukan  semata-mata untuk menyerap anggaran. Karena sampai sekarang penyerapan baru mencapai 35 persen,” ungkapnya.

Dikatakan, pihaknya akan melakukan rapat intern bersama anggota Komisi C. Selanjutnya  menindaklanjuti dengan melakukan peninjauan lapangan. Itu sebagai salah satu langkah menindaklanjuti sorotan berbagai kalangan.

Salah seorang warga Kota Merauke, Markus (35), mengaku baru melihat pengerjaan pot bunga di sepanjang jalan di Spadem hingga kampus Universitas Negeri Musamus (Unmus).

“Banyak ruas jalan ke perumahan penduduk mengalami kerusakan berat. Akan lebih baik jika dana itu dialihkan untuk pengaspalan jalan yang setiap hari dilalui masyarakat,” pintanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Tahun 2019, dikhawatirkan tak ada anak Marind di Dewan

Selanjutnya

Pengobatan gratis di kampung Yanggandur Sota

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe