Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Hingga Juni, Pertamina setor pajak BBKB Rp 64,735 miliar
  • Rabu, 30 Agustus 2017 — 14:57
  • 557x views

Hingga Juni, Pertamina setor pajak BBKB Rp 64,735 miliar

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII menyetor Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) kepada Pemerintah Provinsi Papua hingga semester 1  tahun 2017 sebesar Rp 64,735 miliar. 
Launching Dexlite di Jayapura oleh PT Pertamina MOR VIII Maluku–Papua - Jubi
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII menyetor Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) kepada Pemerintah Provinsi Papua hingga semester 1  tahun 2017 sebesar Rp 64,735 miliar. 

Manager Retail Pertamina MOR VIII Maluku-Papua, Zibali Hisbul Masih, mengemukakan jumlah ini mengacu kepada penjualan produk Bahan Bakar Penugasan seperti Premium dan Biosolar, serta Bahan Bakar Khusus seperti Pertalite, Pertamax, dan Dexlite serta solar dengan total 180,393 juta liter.

Mekanisme pemungutan PBBKB dimulai dari penentuan harga yang berlaku pada saat pembelian, proses penjualan, penarikan data, proses pembayaran PBBKB, serta pelaporan.

Pertamina menggunakan sistem Enterprise Resource Planninng (ERP) untuk melakukan proses penjualan BBM dan tidak ada proses manual dalam ERP tersebut termasuk dalam hal penarikan pajak.

"Kita sebagai pemungut dari SPBU dan kita setorkan ke Pemerintah Daerah," ujar Zibali, kepada Jubi, Rabu (30/8/2017). 

Secara wilayah kerja Pertamina MOR VIII Maluku-Papua yang meliputi 5 provinsi. Pertamina telah melakukan penyetoran untuk khusus Papua di tahun 2016 sebesar Rp 126,3 miliar untuk periode Januari – Desember 2016.

Secara rutin, kata Zibali, Pertamina MOR VIII setiap bulan juga menyampaikan laporan resmi dengan detail per segmen, per produk, dan per Kabupaten/Kota ke masing masing Gubernur.

"Pertamina selaku BUMN patuh dan taat terhadap regulasi yang ditetapkan oleh Pemerintah," ujarnya.

Untuk Kota Jayapura, potensi pemasukan bisa mencapai Rp 12 miliar lebih jika para pengguna solar bisa beralih ke penggunaan bahan bakar nonsubsidi seperti Dexlite. 

Salah satu staf Dispenda Kota Jayapura, Ali, mengaku untuk Kota Jayapura hanya menerima pembagiannya dari Pemprov Papua. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Satelit Telkom rusak, sejumlah transaksi bank gangguan

Selanjutnya

Bulog jual beras premium sesuai harga Pemerintah 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe