Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. Pemkot Jayapura serius tangani banjir
  • Kamis, 30 Agustus 2017 — 09:48
  • 349x views

Pemkot Jayapura serius tangani banjir

Setelah hujan mengguyur kota Jayapura dan air tergenang  di Organda Kelurahan Hedam, Distrik Heram, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Jayapura menurunkan dua alat berat untuk melakukan penggerukan di lubang alam konya.
Pemerintah Kota Jayapura dan Pemerintah Provinsi Papua ketika mengunjungi Organda - Jubi/Hengky Yeimo
Hengky Yeimo
yeimohengky@gmail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi – Setelah hujan mengguyur kota Jayapura dan air tergenang  di Organda Kelurahan Hedam, Distrik Heram, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Jayapura menurunkan dua alat berat untuk melakukan penggerukan di lubang alam konya.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Jayapura, Rustam Saru, kepada wartawan, di Balai Kota Jayapura, Rabu (30/8/2017).

Rustam Saru mengatakan untuk jangka pendek pihaknya saat ini sedang membersihkan ‘mulut’ lubang alam konya.

“Dengan dibersihkan mulut lubang konya diharapkan sudah bisa mengurangi debit air yang tergenang sehingga mengurangi genangan air di Organda,” kata Rustam Saru.

Untuk jangka menengah pihaknya menunggu desain DAD dari Balai Wilayah Sungai. Untuk janga panjang akan dipermanenkan jaring pengaman di mulut lubang konya sehingga sampah tidak langsung masuk ke lubang alam tersebut.

“Sekarang lubang alam ini menyempit karena banyak sampah yang masuk ke dalam,” kata Rustam Saru.

Dikatakannya, jika tidak mempan maka mereka akan menggali dari depan lubang alam konya ke arah hotel 77. Bila hujan turun air dari hotel 77 kembali ke lubang alam konya, bukan mengalir ke seungai.

“Oleh sebab itu harus ada kebijakan permanen dari Balai Sungai untuk pedoman membuat sistem drainase terpadu di Kota Jayapura,” katanya.

Rustam Saru mengatakan DAD-nya yang akan diterapkan tahun 2018 saat ini sedang disusun.

“Untuk tahun depan Balai Sungai sudah berjanji mereka akan melakukan setiap dua bulan sekali. Sebelum banjir mereka sudah melakukan pembersihan endapan. Ada sendimen diangkat lalu dibuang,” katanya.

“Yang tangani Organda mewakili pemerintah pusat dalam hal ini Balai Sungai. Sekitar pasar Youtefa ditangani pemerintah Kota Jayapura. Perumnas 3 oleh pemerintah Provinsi Papua. Jalan protokol akan ditangani Balai Jalan Provinsi Papua yang berkantor di Tanah Hitam,” ujar Rustam Saru, yang akrab disapa Harus (Haji Rustan Saru-Red).

Deminanus, warga Organda, mengatakan pemerintah harus serius mencari solusi yang tepat untuk menangani banjir. Kalau hanya pembersihan-pembersihan saja itu susah.

“Pemerintah harus libatkan masyakrat dalam menangani banjir yang selalu terjadi di Organda. Kalau pemerintah kerja sendiri saya pikir persolan dari tahun ke tahun tidak akan ada penyelesaiannya,” katanya.

 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Sekitar 90 persen waga Jayapura belum miliki dokumen penduduk

Selanjutnya

Rustam Saru: jalan patah, harus ada penelitian dan desain permanen

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe