Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Saireri
  3. 50 persen warga Kampung Kaladiri, Nabire sudah minum obat cegah Filariasis
  • Jumat, 14 Oktober 2016 — 08:56
  • 578x views

50 persen warga Kampung Kaladiri, Nabire sudah minum obat cegah Filariasis

Sejak awal Oktober saat Launching pemberian obat pencegahan Filariasis oleh Dinkes Nabire, pihaknya langsung mencari data Penduduk pada Kepala Kampung. Berdasarkan data penduduk Puskesmas Kaladiri membuat surat permintaan obat ke Dinkes.
Petugas Puskesmas Kaladiri Nabire saat membagikan obat filariasis ke masyarakat, Kamis (13/10/2016) – Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
titus@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Nabire, Jubi – Sekitar 50 persen dari total 4.020 jiwa warga Kampung Kaladiri Distrik Wanggar Nabire telah meminum obat Pencegahan Filariasis dari Puskesmas Kaladiri.

Kepala Puskesmas Kaladiri Rosmawati Samosir kepada Jubi Kamis, (13/10/2016) mengatakan pemberian obat Pencegahan Filariasis atau Kaki Gajah adalah Program Nasional. Oktober 2016 telah ditetapkan sebagai bulan eliminasi Filariasis.

“Warga yang sudah menerima sebanyak 2.150 jiwa. Ada yang mereka datang, ada juga yang petugas langsung turun. Kasus ini adalah berbahaya dan jangan sampai menular,” katanya.

Sejak awal Oktober saat Launching pemberian obat pencegahan Filariasis  oleh Dinkes Nabire, pihaknya langsung mencari data Penduduk pada Kepala Kampung. Berdasarkan data penduduk Puskesmas Kaladiri membuat surat permintaan obat ke Dinkes.

“Jadi langsung kerja dan begitu obat diterima. Kami membuat pengumuman lewat aparat kampung, tempat - tempat ibadah. Masyarakat langsung datang dan minta obat,” jelas Rosmawati.

Ditempat yang sama Kepala Tata Usaha Puskesmas Kaladiri Armawati Parama mengatakan pemberian dilakukan pada warga saat berobat atau lewat kegiatan Posyandu.
“Sesuai petunjut kami tidak bisa memberikan kepada anak di bawah lima tahun (balita) dan ibu hamil. Hanya dibagikan kepada  mereka yang usianya diatas 2 tahun,” jelasnya.

Ia bersyukur karena antusias masyarakat kaladiri dalam pemberian obat pencegahan filariasis sangat tinggi.

“Kami akan berusaha agar pemberian obat ini mencapai 90 Persen. Sekarang kami akan turun lagi ke sekolah-sekolah beberapa hari ke depan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Polres Nabire gelar dimulasi pengamanan Pilkada Dogiyai

Selanjutnya

PT TUN Makassar tolak gugatan masyarakat Yerisiam

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua