Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Legislator: pembakaran kantor pemerintahan di Intan Jaya harus diusut
  • Kamis, 31 Agustus 2017 — 20:07
  • 1591x views

Legislator: pembakaran kantor pemerintahan di Intan Jaya harus diusut

"Polisi harus mengusut ini. Cari dan tangkap aktor di balik pembakaran beberapa kantor pemerintahan di Intan Jaya. Ini kriminal murni," kata Maria ketika dihubungi Jubi via telepon, Kamis (31/8/2017) petang.
Ilustrasi Bandaran Intan Jaya - IST
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Legislator Papua dari daerah pemilihan Intan Jaya, Maria Duwitau meminta polisi mengusut aktor di balik pembakaran beberapa kantor pemerintahan di Kabupaten Intan Jaya, Rabu (30/8/2017).

Ia mengatakan, pembakaran diduga lantaran ada pihak yang tidak puas dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memenangkan pasangan calon kepala daerah nomor urut 3, Natalis Tabuni - Yan R Kobogoyauw.

"Polisi harus mengusut ini. Cari dan tangkap aktor di balik pembakaran beberapa kantor pemerintahan di Intan Jaya. Ini kriminal murni," kata Maria ketika dihubungi Jubi via telepon, Kamis (31/8/2017) petang.

Katanya, kantor tersebut bukan milik pasangan calon nomor urut 3 tapi milik pemerintah dan itu aset negara. 

"Tapi sampai sekarang saya belum dapat informasi kondisi terkini di Intan Jaya," ujarnya.

Menurutnya, informasi yang diterima terakhir, Rabu (30/8/2017) malam, situasi Intan Jaya masih tegang. Namun setelah itu ia sulit berkomunikasi via telepon seluler.

"Saya beberapa kali coba hubungi masyarakat dan keluarga saya di Intan Jaya, tapi tidak bisa. Saya tidak tahu, apakah jaringan sengaja diputus atau seperti apa," ujarnya. 

Kata Maria, informasi yang ia dapat pada hari kejadian, sekelompok orang pertama kali membakar Kantor Dinas Kesehatan, kemudian disusul Kantor Bappeda, Kantor Sapol PP, Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Kantor BKD.

"Itu informasi sementara yang saya dapat. Selain itu, informasinya tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi. Polisi harus bertindak jangan sampai aset pemerintah lainnya juga dihabiskan," katanya. 

Terpisah, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Kamal mengatakan, selain beberapa  kantor pemerintahan dibakar, masyarakat yang diduga pendukung kandidat tertentu juga memalang bandara Biloray di Sugapa, ibu kota Kabupaten Intan Jaya

"Memang benar sejak Rabu (30/8), bandara dipalang dan hingga kini belum berhasil dibuka," kata Kombes Ahmad Kamal, di Jayapura, Kamis (31/8/2017).

Menurutnya, akibat berbagai aksi yang dilakukan sekelompok masyarakat sejak Rabu (30/8), menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh, termasuk di pasar karena para pedagang memilih menutup warung atau kiosnya.

Sekadar diketahui pilkada Kabupaten Intan Jaya diikuti empat paslon yaitu nomor urut 1 pasangan Bortolomeus Mirip-Denny Miagoni, paslon nomor 2 Yulius Yapugau-Yunus Kalabetme, nomor urut 3 pasangan Natalis Tabuni-Robert Kobogoyauw, dan paslon nomor 4 Thobias Songgonouw dan Hermaus Miagoni. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Kapolres pimpin pengamanan kontingen Pesparawi di pelabuhan

Selanjutnya

Vonis kasus Deiyai : Ini negara hukum atau taman bunga?

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe