Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. 65 miliar APBD sudah digunakan, namun Pilkada Kab. Jayapura masih belum tuntas
  • Senin, 04 September 2017 — 16:00
  • 439x views

65 miliar APBD sudah digunakan, namun Pilkada Kab. Jayapura masih belum tuntas

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengaku sangat kesal terhadap proses dan tahapan yang sengaja diciptakan untuk mengulur - ulur waktu penyelesaian tahapan pilkada di daerahnya.
Proses PSU dalam Pilkada Kabupaten Jayapura beberapa waktu lalu - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Victor Mambor

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Sentani, Jubi - Proses tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Jayapura yang dilaksanakan dalam pilkada serentak Tanggal 15 Februari lalu hingga saat ini belum tuntas dilaksanakan.

Masyarakat mulai jenuh dan mengeluhkan proses yang berlarut-larut hingga menghabiskan anggaran pembangunan daerah yang mencapai puluhan miliar rupiah.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengaku sangat kesal terhadap proses dan tahapan yang sengaja diciptakan untuk mengulur - ulur waktu penyelesaian tahapan pilkada di daerahnya.

Dikatakan, dari tahapan yang dilakukan  sejak pilkada serentak 15 Februari lalu semuanya berjalan aman tanpa ada gangguan yang berarti. Bahkan antusiasme masyarakat untuk memberikan hak politiknya di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) sangat tinggi.

"Proses pemilu dari awal secara serempak telah berjalan dengan baik tanpa ada gangguan dan rintangan yang berarti. Dalam proses pemungutan suara ulang kemarin berarti ada oknum-oknum tertentu yang sengaja mengulur-ulur waktu tproses pilkada di daerah ini agar tidak selesai," jelas Bupati Mathius Awoitauw saat di temui di Sentani, Senin ( 4/9/2017).

Bupati menjelaskan, dalam proses pilkada sudah banyak anggaran dari kas Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)  yang dikeluarkan untuk pelaksanaannya. Baik pilkada serentak maupun Pemungutan Suara Ulang (PSU).

"Persoalan daerah ini tidak hanya pilkada saja tetapi juga pembangunan, 57 miliar lebih  sudah digunakan oleh penyelenggara untuk menggelar pilkada. Belum lagi pihak pendukung seperti kemanan dan juga Desk Pilkada yang mendapat sokongan dana mencapai 8 miliar sehingga total keseluruhan menncapai 65 miliar lebih yang yang dikeluarkan," ungkapnya.

Origenes Kaway, tokoh masyarakat adat mengatakan dana yang dikeluarkan dari sumber APBD harus dipertanggungjawabkan kembali.

"Hitung-hitung dari dana yang dikeluarkan ini kalau digunakan untuk kepentingan masyarakat dalam pembangunan pasti banyak hal yang akan dilakukan. Infrastruktur, air bersih, rumah layak huni dan masih banyak lagi. Oleh sebab itu, selain dipertanggungjawabkan dananya kita juga berharap agar proses pilkada harus tuntas sehingga tidak lagi mengeluarkan uang yang banyak," ujarnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Perayaan Iduladha, Polres Jayapura siagakan 170 personel di 25 masjid

Selanjutnya

Pemkab Jayapura kembalikan minol  satu kontainer yang disita ketempat asalnya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe