Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Peserta pilkada diminta berjiwa kesatria
  • Senin, 04 September 2017 — 16:30
  • 766x views

Peserta pilkada diminta berjiwa kesatria

"Bagian ini yang harus dipahami semua pihak yang berkompetisi. Untuk itu, saya mengimbau semua pihak di Intan Jaya untuk menerima hasil pilkada," kata Elia Loupatty kepada wartawan, di Jayapura, Senin (4/9/2017).
Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Elia Loupatty pada suatu kesempatan - Jubi/Alex
Alexander Loen
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi Papua meminta seluruh peserta pilkada serentak memiliki jiwa kesatria, terutama dalam hal menerima hasil keputusan. Hal ini untuk menjawab insiden pilkada di Kabupaten Intan Jaya.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Elia Loupatty mengatakan pelaksanaan pilkada seperti halnya sebuah perlombaan, yang mana hanya menghasilkan satu pemenang saja.

"Bagian ini yang harus dipahami semua pihak yang berkompetisi. Untuk itu, saya mengimbau semua pihak di Intan Jaya untuk menerima hasil pilkada," kata Elia Loupatty kepada wartawan, di Jayapura, Senin (4/9/2017).

Menanggapi itu, dirinya mengimbau masyarakat pendukung salah satu calon bupati dan wakil bupati untuk menahan diri dan berhenti melakukan hal-hal yang dapat menyusahkan pihak lain.

"Seperti melakukan perkelahian, apalagi merusak sarana dan prasarana umum maupun bangunan milik pemerintah. Saya kira hal itu harus dihindari," ucapnya.

Kapolda Papua Irjen Pol. Boy Rafli Amar mengajak semua pihak di Kabupaten Intan Jaya untuk menghormati keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut ia, saat ini situasi di Intan Jaya kondusif meski sejumlah pihak masih dalam keadaan emosi. Meski begitu, kepolisian akan tetap memproses para pelaku anarkis yang menyebabkan tiga kantor pemerintahan terbakar.

"Memang belum ada tersangka tapi kami sudah tahu. Kami juga memang belum lakukan penangkapan dan masih berdialog untuk hindari jatuhnya korban jiwa," kata Boy. (*)

loading...

Sebelumnya

DP3A diminta mendata pekerja perempuan

Selanjutnya

Yusuf Yambe: Inpres PON sudah naik ke meja presiden

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Rabu, 18 Juli 2018 WP | 4599x views
Nabire Membangun |— Selasa, 17 Juli 2018 WP | 4393x views
Dunia |— Minggu, 22 Juli 2018 WP | 4038x views
Jayapura Membangun |— Selasa, 17 Juli 2018 WP | 3517x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe