Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Serpihan peluru di tubuh korban Deiyai belum bisa diangkat
  • Senin, 04 September 2017 — 18:35
  • 798x views

Serpihan peluru di tubuh korban Deiyai belum bisa diangkat

"Syarat dari operasi itu, kondisi pasien harus maksimal. Maksimalnya itu diukur dari fungsi paru, hati, ginjal dan otak," katanya, kepada jurnalis Jubi usai menerima rombongan kepala suku Mee dan keluarga korban di rumah sakit. 
Kepala suku Mee dan keluarga korban bertemu direktur dan tim dokter rumah sakit Dok II Jayapura - Jubi/Benny
Benny Mawel
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Tim dokter Rumah Sakit Dok II Jayapura, hingga hari ini belum bisa mengangkat serpihan peluru yang mengenai tulang belakang korban, pada kasus penembakan oleh Brimob di Deiyai, 1 Agustus 2017.

Hal itu disampaikan spesialis ortopedi, dr. Yohanes Asamsium yang didampingi Direktur RS, dr. Yoseph Rinta, Senin (4/9/2017).

"Syarat dari operasi itu, kondisi pasien harus maksimal. Maksimalnya itu diukur dari fungsi paru, hati, ginjal dan otak," katanya, kepada jurnalis Jubi usai menerima rombongan kepala suku Mee dan keluarga korban di rumah sakit. 

Hal serupa dikemukakan spesialis paru, dr. Victor Paulus, yang mengatakan pasien dalam keadaan infeksi paru.

“Kondisi paru-paru yang baik dibutuhkan saat operasi, sebab pasien berada dalam keadaan tidak sadar karena dibius. Ketika mengukur hemoglobinnya sangat rendah. Normalnya untuk pria itu 11. Sementara HB korban saat ini 8," sampainya.

Terpisah kepala suku Mee,  Nus Gobay, saat ditemui wartawan mengatakan ia sudah menyerahkan sepenuhnya perawatan ke pihak rumah sakit.

"Kalau perlu rujuk, kita harap rujuk saja. Kami juga tidak mengizinkan selain keluarga, datang mengunjungi korban," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Penangguhan pelantikan bupati terpilih Tolikara dipertanyakan

Selanjutnya

Sejumlah tokoh pemuda menyayangkan pemanggilan gubernur

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe