Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. DPRD Merauke belum bisa revisi Perda Minol
  • Senin, 04 September 2017 — 18:56
  • 818x views

DPRD Merauke belum bisa revisi Perda Minol

“Bagaimana mungkin kita melakukan revisi terhadap Perda Miras, sementara belum ada surat resmi dari eksekutif,” ujarnya.
Ketua DPRD Merauke, Fransiskus Sirfefa sedang berikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Merauke, Jubi- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, belum bisa melakukan revisi terhadap Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2014, terkait minuman alkohol (Minol). Penyebabnya, belum adanya surat resmi dari Pemerintah Kabupaten Merauke.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Merauke, Fransiskus Sirfefa, kepada Jubi Senin (4/9/2017). Dikatakan, jika surat telah diterima dewan, maka bisa diagendakan badan legislasi untuk didorong pada sidang pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan.

“Bagaimana mungkin kita melakukan revisi terhadap Perda Minol, sementara belum ada surat resmi dari eksekutif,” ujarnya.

Sebenarnya, lanjut Sirfefa, yang mempunyai kewenangan untuk melakukan revisi adalah pemerintah. Nanti hasil itu diperbanyak dan dibawa ke lembaga dewan untuk dibahas bersama.

“Kita akan pelajari apakah revisi yang dilakukan relevan atau tidak sesuai dengan usulan eksekutif,” katanya.

Menyinggung jika penjual minol jenis sopi ditangkap berulang kali akan diusir dari Bumi Anim Ha, Sirfefa mengaku, sangatlah tidak etis hal itu dilakukan.

“Masih ada beberapa cara yang dilakukan agar bersangkutan sadar dan beralih ke pekerjaan lain. Misalnya memberikan bantuan dana untuk menggeluti pekerjaan lain yang bermanfaat untuk kelangsungan hidup keluarganya,” pinta dia.

Bupati Merauke, Frederikus Gebze beberapa waktu lalu menegaskan, pihaknya mengultimatum Satuan Polisi Pamong Praja melakukan operasi secara rutin di semua tempat, terkait penjualan maupun produksi minol, khususnya jenis sopi.

“Saya minta segera dilaporkan jika masih ditemukan orang yang memproduksi dan menjual sopi. Kalau orang yang sama saja ditangkap, lebih baik diusir,” tegas Bupati Freddy. (*)

loading...

Sebelumnya

Turnamen Flobamora Cup II kembali digelar

Selanjutnya

Kantor Bupati Merauke diminta dirampungkan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe