Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Penjual rotan di Paniai harapkan perhatian bupati baru
  • Senin, 04 September 2017 — 20:45
  • 1948x views

Penjual rotan di Paniai harapkan perhatian bupati baru

"Penjualan rotan masih terpuruk. Mudah-mudahan nanti setelah pemilihan bupati, ada kebijakan baru dari pemerintahan yang baru, dan berpihak kepada kami (petani dan pelaku bisnis rotan)," katanya, Senin (4/9/2017).
Rotan yang dijual di pasar Enarotali, Paniai - Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Petani dan pelaku bisnis rotan di Kabupaten Paniai, Papua, berharap harus ada kebijakan positif yang berpihak kepada mereka dari bupati baru yang terpilih pada pilkada 2018 nanti. 

Hal tersebut disampaikan Mama Januaria Zonggonau, seorang penjual rotan di pasar Enarotali baru-baru ini, kepada Jubi. 

"Penjualan rotan masih terpuruk. Mudah-mudahan nanti setelah pemilihan bupati, ada kebijakan baru dari pemerintahan yang baru, dan berpihak kepada kami (petani dan pelaku bisnis rotan)," katanya, Senin (4/9/2017).

Mama asal Bibida ini mengatakan, saat ini harga rotan yang dijual satu ikat Rp100 ribu hingga Rp150 ribu. 

"Kami cari rotan di hutan, di atas gunung. Harusnya ini ada kebijakan dari Pemda Paniai dalam pengelolaan demi pendapatan daerah juga," ujarnya.

Penjual rotan lainnya, Mina, mengatakan pekerjaan ini turun temurun dan hampir sebagian masyarakat suku Moni di Paniai melakoni pekerjaan tersebut.

"Saya pikir ini pekerjaan turun temurun, jadi pemda bisa pikir baik-baik agar ini bisa menjadi alat bantu bagi pemda. Jangan dibiarkan keterpurukan penjualan rotan ini berlarut," pintanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Di hadapan Kepala BKKBN, seorang mama Paniai minta program KB dihapus

Selanjutnya

Sekda Deiyai: Orang lain datang hanya rampas kekayaan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6178x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5756x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3911x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe