Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Enaimo, kios kerajian mama Papua di bandara Nabire
  • Selasa, 05 September 2017 — 13:44
  • 431x views

Enaimo, kios kerajian mama Papua di bandara Nabire

Tak lazim bila Anda pulang dari satu daerah tujuan wisata tidak membawa oleh-oleh untuk kerabat dan keluarga tercinta. Oleh-oleh yang Anda hadiahkan tentu harus memiliki ciri khas asal daerah yang Anda kunjungi.
Enaimo, kios di pintu utama bandara Nabire, yang menjual kerajinan tangan mama-mama Papua – Jubi/Abeth
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Nabire, Jubi – Tak lazim bila Anda pulang dari satu daerah tujuan wisata tidak membawa oleh-oleh untuk kerabat dan keluarga tercinta. Oleh-oleh yang Anda hadiahkan tentu harus memiliki ciri khas asal daerah yang Anda kunjungi.

Nabire, merupakan daerah yang menyediakan beragam oleh-oleh yang bisa Anda pilih. mulai dari batik, buah jeruk manis (Jerman), kopi, sampai noken khas yang bisa Anda bawa pergi.

Enaimo, begitu nama tempat jual kerajinan tangan mama-mama Papua ini. Lokasinya berada di pintu utama Bandara Nabire. Tempat ini jual mulai dari kerajinan tangan, penganan, hingga batik.

“Di sini kami menjual noken berbagai macam. Dianyam pakai benang wol, ada juga noken asli suku Mee yakni noken Anggrek, gelang, tas kulit, topi buatan dari kulit kayu dan lainnya,” kata pemilik kios Enaimo, Mama Joice (44), kepada Jubi, di bandara Nabire, Senin (9/4/2017).

Ia mengatakan ada juga dijual batik khas Papua asli Nabire dan tentu semua jenis berbeda harganya.

“Noken juga harganya berbeda. Jadi, semuanya beda-beda. Yang lebih mahal noken anggrek. Harganya diatas Rp 1 juta. Kalau yang lain mulai dari Rp 10 ribu,” ucapnya.

Kemasannya pun tertata apik di masing-masing almari dan siap Anda pilih untuk menjadi oleh-oleh di rumah.

“Selain itu kami juga sediakan kopi murni Moanemani Dogiyai yang diproduksi oleh Yayasan P5,” katanya.

Ia mengaku kios tersebut dibuka pertengahan tahun 2016 lalu dan banyak orang yang ingin berangkat ke luar Nabire pasti membeli.

Nurdin, seorang pembeli, mengaku ia amat tertarik dengan ciri khas Papua tertama noken. Sebab, noken Papua telah terdaftar di UNESCO tahun 2012 dan diakui sebagai benda Warisan Budaya Dunia Tak Bergerak.

“Saya lebih suka noken. Alasannya noken diakui oleh UNESCO dan Gubernur Papua sendiri mengajak semua orang yang ada di Papua harus memiliki dan mengenakan noken sebagai identitas Papua,” katanya usai membeli sebuah noken di kios Enaimo. (*)

 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Ada jejak Bank Papua dalam kasus pailit Jamu Nyonya Meneer

Selanjutnya

Doa KAPP untuk kebangkitan ekonomi OAP dan LE

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe