Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Saireri
  3. Peneliti Ekologika dan Atamari paparkan spesies dan dusun sagu di tanah suku Yerisiam Gua
  • Rabu, 05 September 2017 — 14:11
  • 1569x views

Peneliti Ekologika dan Atamari paparkan spesies dan dusun sagu di tanah suku Yerisiam Gua

Setelah melakukan penelitian selama tiga bulan, Juni hingga Agustus 2017, tim peneliti Ekologika dan Atamari mempresentasikan hasil penelitiannya terkait wilayah-wilayah penting masyarakat suku besar Yerisiam Gua dan suku Asiana Wate Nabire yang memiliki wilayah stok karbon, spesies penting, spesies hampir punah, wilayah dusun sagu, wilayah dusun buah alam, wilayah perairan, dan juga wilayah tempat keramat yang berada di lahan konsesi (HGU) PT. Nabire Baru (PTNB) dan PT. Sariwana Adhi Perkasa (PTSAP) yang bergerak di sektor perkebunan sawit.
Masyarakat adat Yerisiam Guan dalam pertemuan dengan RSPO beberapa waktu lalu – Jubi/Titus Ruban
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi – Setelah melakukan penelitian selama tiga bulan, Juni hingga Agustus 2017, tim peneliti Ekologika dan Atamari mempresentasikan hasil penelitiannya terkait wilayah-wilayah penting masyarakat suku besar Yerisiam Gua dan suku Asiana Wate Nabire yang memiliki wilayah stok karbon, spesies penting, spesies hampir punah, wilayah dusun sagu, wilayah dusun buah alam, wilayah perairan, dan juga wilayah tempat keramat yang berada di lahan konsesi (HGU) PT. Nabire Baru (PTNB) dan PT. Sariwana Adhi Perkasa (PTSAP) yang bergerak di sektor perkebunan sawit.

Presentasi itu dilakukan selama dua hari, 30-31 Agustus 2017, di Nabire dengan dihadiri para pihak antara lain lembaga adat, akademisi, agama, masyarakat sekitar area konsesi, aktivis pegiat lingkungan, NGO, dan intansi pemerintah Nabire yang membidangi DLH, Kehutanan, BKSDA, dan Perikanan.

Tri Setyadi, peneliti Ekologika, mengatakan banyak lokasi areal yang memiliki wilayah stok karbon (HCS), spesies penting, dan hampir punah yang berada di wilayah-wilayah konsensi sawit yang belum d buka (Land Clearing) yang dikategorikan dengan istilah NKT (nilai konservasi tinggi) 1-6. Wilayah-wilayah tersebut bersinggungan dengan wilayah plasma dari koperasi-koperasi yang dibentuk perusahan bagi masyarakat pemilik hak ulayat.

“Wilayah HGU sawit yang hasil penelitian tidak dapat dilakukan pembukaan adalah wilayah plasma koperasi Akaba suku besar Yerisiam Gua, karena memiliki HCV dan diapit oleh HPT (hutan produksi tetap) dan HL (hutan lindung) tapi juga beberapa koperasi lainya dari suku Yerisiam Gua dan suku Wate Asiana,” kata Tri Setyadi, kepada Jubi, melalui keterangannya, Senin, (4/9/2017). 

Dikatakan, apabila area HCS dan NKT tersebut dibuka dampak yang dihadapi masyarakat pemilik bagi masa depanya, tapi juga dampak bagi spesies yang bergantung pada area-area tersebut. Sebab, wilayah konsensi PTSAP bersinggungan langsung dengan Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC).

Elimelek Yarawobi, ketua koperasi Akaba, mengatakan wilayah plasma koperasi Akaba dari hasil penelitian tidak dapat dibuka sama sekali. Namun yang menjadi persoalan adalah pihaknya tidak akan memiliki wilayah plasma.

“Hal ini berdampak pada tidak adanya hasil apa-apa dari invetasi sawit ini kepada koperasi kami,” ucapnya.

Juru bicara suku Yerisiam Gua, Gunawan Inggeruhi, mengatakan pihaknya ingin ada wilayah yang dilindungi bagi kelangsungan hidup anak cucu ke depan tapi juga spesies yang mengantungkan hidup di wilayah tersebut.

“Jadi hal ini akan kami diskusiakan secara kolektif dengan masyarakat di kampung untuk mempertimbangkan bersama-sama beberapa hal ini, karena kami menganut sistem komunal,” ujarnya.  (*)

 

loading...

Sebelumnya

ASN Pemkab Biak tuntut pembayaran ULP

Selanjutnya

Pemkab Biak sediakan ruang menyusui di pasar Darfuar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe