Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. LPJ DAK tahap satu lambat, pengaruhi pencairan tahap kedua
  • Selasa, 05 September 2017 — 14:26
  • 728x views

LPJ DAK tahap satu lambat, pengaruhi pencairan tahap kedua

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya minta setiap kepala kampung agar segera menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana desa tahap pertama 2017.
Pertemuan kepala distrik se Jayawijaya soal dana desa - Jubi/IST
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Wamena, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya minta setiap kepala kampung agar segera menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana desa tahap pertama 2017.

Untuk itu, Senin (4/9/2017), di gedung Wio kantor Bupati Jayawijaya, seluruh kepala distrik se Jayawijaya dikumpulkan untuk bisa mensosialisasikan hal ini kepada seluruh kepala kampung, agar tidak terjadi keterlambatan penyaluran Dana Alokasi Kampung (DAK) tahap kedua. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jayawijaya, Samuel Patasik, mengatakan batas waktu penyampaian LPJ dana alokasi kampong tahap pertama adalah September 2017.

"Kami ingin agar mengantisipasi jangan sampai dana desa tahap kedua ini lambat cairnya, karena LPJ tahap pertama belum dibuat. Sanksinya pun jelas jika laporan terlambat," ucap Samuel Patasik kepada wartawan.

Menurutnya, pemerintah kampung tidak harus menunggu hingga seluruh DAK sudah digunakan baru dilaporkan penggunaannya kepada pemerintah kabupaten. Berapapun anggaran yang digunakan untuk pembiayaan pembangunan kampung harus dilaporkan, begitu juga dengan sisanya.

"Yang dimaksud pertanggungjawaban adalah jika pemerintah kampung terima Rp 500 juta, dia sudah gunakan Rp 300 juta dan ada sisa Rp 200 juta tetap dilaporkan. Selama ini orang berpikir harus terserap semua anggaran baru dibuat pertanggungjawaban, padahal tidak begitu," ujarnya.

Dikatakan, pemerintah Jayawijaya mengharapkan penyaluran DAK dari pusat tidak dilakukan pada bulan April sebab dengan tingkat kesulitan misalnya geografis di kampung-kampung, dapat menghambat pemerintah kampung dalam pembuataan LPJ.

"Selama ini penyaluran tahap pertama dilakukan April diharapkan Januari sudah disalurkan. Jika April baru terima tahap pertama dengan sisa sembilan bulan itu akan sulit karena berbagai persoalan dan keterbatasan yang ada di kampung," kata Samuel.

Asisten I bidang pemerintahan Sekda Jayawijaya, Tinggal Wusono, mengakui dengan kehadiran para kepala distrik diharapkan dapat menyampaikan kepada setiap kepala kampungnya tentang deadline (batas waktu) penyampaian LPJ ini.

“Ini juga sebagai upaya memaksimalkan, pembinaan, pengawasan dana kampung, karena ada perubahan pola laporan Kementerian Keuangan terkait dengan progres pelaksanaan kegiatan di kampung,” tutur Tinggal Wusono. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pemkab dorong PT di Wamena tingkatkan akreditasi

Selanjutnya

Sekda Jayawijaya: Larangan berdagang hari Minggu harap dipatuhi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe